Categories
Beasiswa

Mau Kuliah Seni di Korea Selatan? Ini Beasiswa yang Bisa Kamu Apply!

Korea Selatan masih cukup populer sebagai tujuan kuliah ke luar negeri termasuk bagi pelajar dan mahasiswa dari Indonesia. Sampai saat ini, ada cukup banyak pilihan yang bisa dimanfaatkan untuk bisa kuliah di Korea. Selain skema Korean Government Scholarship Program sebagai beasiswa resmi dari pihak pemerintah Korea, masih ada ada beberapa beasiswa yang ditawarkan oleh universitas-universitas di Korea.

Program Art Major Asian atau AMA dari Korea National University of Arts adalah satu dari banyak program beasiswa yang ditawarkan oleh kampus di Korea. Ide awal dari program-program seperti ini adalah untuk menarik minat pelajar dan mahasiswa internasional agar melanjutkan studi di Korea pada umumnya dan di universitas penyelenggara program pada khususnya.

Melalui program AMA, K’ARTS menawarkan sebuah skema beasiswa khusus untuk pelajar dan mahasiswa dari kawasan Asia dengan minat dan bakat dalam bidang seni agar bisa melanjutkan studi mereka ke jenjang yang lebih tinggi yaitu sarjana dan magister. K’ARTS sendiri adalah salah satu kampus seni terbaik di Korea sehingga sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

Pilihan program studi yang ditawarkan program AMA K’ARTS antara lain vokal musik, instrumental musik, konduksi, komposisi, akting, pengarah, studi teater, desain panggung, pembuatan fil, multimedia, broadcasting, studi film, animasi, seni tari, koreografi, teori tari, arsitektur, dan masih banyak lagi.

Program atau skema beasiswa AMA merupakan beasiswa penuh yang rutin diadakan setiap tahuan. Harapan dengan diberikannya beasiswa ini secara rutin dalam bentuk beasiswa penuh adalah untuk memastikan bahwa pelajar atau mahasiswa internasional yang nantinya menjadi penerima akan bisa menempuh studi mereka dengan maksimal tanpa harus memikirkan masalah pembiayaan apapun selama menjalani studinya di K’ARTS.

Berikut adalah rincian dari cakupan pembiayaan dari program beasiswa AMA yang diberikan oleh K’ARTS:

• Tiket pesawat PP Korea-Indonesia pada awal dan akhir masa studi

• Tunjangan bulanan untuk biaya hidup sebesar KRW 800.000

• Tanggungan biaya untuk kursus bahasa Korea

• Tanggungan penuh berbagai biaya pendidikan yang diperlukan selama menjalani studi di K’ARTS

• Asuransi kesehatan

• Biaya asrama yang akan langsung dipotong dari tunjangan bulanan yang sudah disebutkan tadi

Agar bisa dipertimbangkan dalam proses seleksi beasiswa, persyaratan-persyaratan berikut ini harus dipenuhi terlebih dahulu ketika mengajukan pendaftaran atau permohonan:

• Terdaftar sebagai warga negara resmi dari total 19 negara yang sudah ditentukan termasuk Indonesia

• Sudah menyelesaikan studi pada jenjang dibawah atau sebelum jenjang yang ingin diambil di K’ARTS

• Pemohon untuk studi jenjang S2 harus sudah enyelesaikan studi D4 atau S1

• Menyerahkan Surat Kelulusan Sementara jika pada saat pendaftaran beasiswa Ijazah resmi belum dikeluarkan dari institusi pendidikan jenjang sebelumnya yang sudah diselesaikan

• Sehat secara fisik dan mental

• Tidak memiliki batasan-batasan khusus untuk bepergian ke luar negeri

• Berbakat dalam seni khususnya serta memiliki prestasi atau catatan akademik yang baik

• Mendapatkan rekomendasi dari pihak Pemerintah, Kementerian, dan Kedutaan Besar Korea Selatan di negara asal

• Mendapatkan rekomendasi dari rektor universitas tempat studi sebelumnya diselesaikan, kepala pemerintahan, organisasi, institusi seni, organisasi, dan sebagainya.

Nah, untuk informasi lengkap mengenai pendaftaran beasiswa AMA K’ARTS, kamu bisa langsung kunjungi websitenya yaa!

 

Categories
Tips dan Trik

3 Langkah Sederhana Memulai Persiapan Beasiswa

Pernahkah kamu membaca informasi aplikasi beasiswa dan merasa tidak punya waktu untuk menyiapkan karena tenggat pendaftarannya semakin dekat? Nah, hal ini biasanya terjadi karena kamu tidak sempat melakukan persiapan-persiapan kecil. Padahal, persiapan sekecil apapun akan sangat berguna nantinya untuk membantu meringankan persiapan besar. Sebelum terlambat, yuk mulai persiapkan langkah-langkah sederhana buat kamu yang ingin memulai berjuang menjadi scholarship-hunter!

Kumpulkan Informasi Sebanyak-Banyaknya!

Menemukan beasiswa yang cocok dengan latar pendidikan dan ketertarikan kita adalah hal yang cukup sulit. Beberapa orang bahkan tidak bisa memahami informasi beasiswa yang dibacanya. Oleh karena itu, yuk mulai cari informasi sebanyak-banyaknya dari sekarang. Subscribe website dan berlangganan newsletters adalah salah satu cara yang pas untuk mendapatkan informasi. Saat membaca informasi, jangan lupa catat persyaratan penting yang dibutuhkan, bidang ilmu yang mereka cari apakah cocok dengan latar belakangmu. Semakin membaca banyak informasi, semakin mudah jalanmu menemukan beasiswa yang cocok untuk latar belakang dan ketertarikanmu.

Saring Semua Informasi yang Didapat!

Nah, setelah mengumpulkan informasi sebanyak mungkin, kita akan sadar kalau tidak semua beasiswa cocok dengan latar belakang kita. Jika sudah tahu kalau kita tidak memenuhi persyaratan, kamu tidak perlu mendaftar beasiswa tersebut daripada buang-buang waktu dan tenaga. Sebagai panduan untuk mencari informasi, kamu bisa menuliskan poin-poin penting yang harus kamu temukan jawabannya dalam informasi beasiswa, seperti: apakah beasiswa ini untuk warga negara Indonesia?; apa persyaratan penting yang harus dipenuhi?; apakah kita harus mendapatkan LoA dahulu sebelum apply beasiswa ini?; bagaimana timeline aplikasinya? apakah kamu sanggup memenuhi persyaratannya dalam kurun waktu yang kamu punya?; dan sebagainya. Jika kamu sudah menemukan beasiswa yang sesuai dengan latar belakang dan kemampuanmu, catatlah dan fokus perjuangkan!

Penuhi Persyaratan yang Belum Terpenuhi!

Setelah tahu apa saja persyaratan yang harus kamu penuhi untuk mendaftar beasiswa, buatlah list lengkapnya. Beri tanda persyaratan yang sudah kamu miliki dan persyaratan yang bisa kamu siapkan atau perbaiki sambil jalan. Persyaratan yang sudah kamu miliki misalnya ijazah, foto, LoA, dan penghargaan yang pernah kamu dapatkan. Persyaratan yang bisa kamu siapkan dan perbaiki sambil jalan misalnya motivation letter, skor TOEFL, dan lain-lain. Jika kamu merasa perlu meralat motivation letter, kamu bisa memanfaatkan kurun waktu yang tersisa untuk memperbaikinya. Begitu juga dengan skor TOEFL/ IELTS, kamu bisa menyiapkan diri untuk mengikuti tes agar mendapatkan skor yang kamu inginkan dan memenuhi persyaratan.

Categories
Tips dan Trik

4 Portal Web yang Menyediakan Informasi Gratis Seputar Beasiswa!

Proses berburu beasiswa memang membutuhkan effort yang besar. Ada banyak sumber informasi di intenet yang bisa kamu dapatkan untuk mencari informasi beasiswa. Namun, dengan banyaknya akses informasi tidak berarti kamu dengan mudahnya mempercayai semua jenis informasi. Jangan sampai kamu termakan hoax dan dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab. Nah, kira-kira kamu sudah menemukan portal web yang menyediakan informasi lengkap belum nih? Kalau belum, Minka punya rekomendasi beberapa situs web menawarkan fitur pencarian untuk kamu yang ingin mencari beasiswa dengan spesifikasi tertentu. Berikut adalah beberapa portal yang bisa kamu kunjungi untuk mulai berburu beasiswa.

Scholarship Portal

Situs ini menyediakan sistem database pencarian gratis untuk kamu yang mencari beasiswa di Eropa dan di berbagai negara. Scholarship Portal akan membantumu mencari beasiswa sesuai dengan wilayah yang kamu tuju, mengingatkanmu ketika deadline sudah mulai dekat, dan membantumu mencari pekerjaan untuk membantu masalah finansialmu selama kuliah. Kamu bisa memilih beasiswa dari tingkat sarjana sampai PHD. Kamu juga bisa menemukan program kuliah jarak jauh di website ini. Yuk langsung saja klik link ini dan dapatkan informasi yang kamu butuhkan.

FastWeb

FastWeb tidak hanya membantumu menemukan beasiswa luar negeri, tapi juga membantumu untuk persiapan kuliah dan bekerja. FastWeb dibuat pada tahun 1995 oleh Larry Organ. Setelah mendaftar sebagai anggota, kamu bisa langsung mendapatkan sejumlah pelayanan dan informasi penting yang kamu butuhkan seperti informasi mengenai beasiswa, program internship, informasi kerja paruh waktu, dana pinjaman, dan sebagainya.

Scholarships for Study in Australia

Basis data ini disediakan oleh pemerintah Australia buat kamu yang ingin mengakses informasi beasiswa apa saja yang tersedia untuk kuliah di Australia. Situs-situs tersebut bisa kamu kunjungi jika kamu ingin mencari beasiswa berdasarkan tujuan, jurusan, dan program yang kamu inginkan. Yuk langsung saja klik link ini untuk bisa berlangganan informasi!

Scholarships Tips

Website ini berisi informasi yang akan membantumu mencari beasiswa terupdate dan bantuan keuangan yang kamu butuhkan. Informasi dalam website ini disajikan dalam bentuk artikel yang akan memudahkanmu mendapat beasiswa yang kamu butuhkan. Selain mencari informasi beasiswa, kamu juga bisa mengunggah informasi beasiswa yang sedang dibuka di website ini. Kelebihan lainnya adalah kamu bisa mengunggah aplikasi Scholarship Tips di android dan mengikuti kuis seru yang dibuat oleh Scholarships Tips.

Categories
Wawasan Umum

Yuk Pahami Perbedaan LGD dan FGD Biar Biar Kamu Tak Salah Kaprah!

Buat kamu yang pernah menjadi scholarshiphunter atau jobseeker, pasti tidak asing dengan Leaderless Group Discussion (LGD) dan Focus Group Discussion (FGD). Beberapa pihak pemberi beasiswa atau perusahaan menggunakan LGD dan FGD sebagai salah satu bagian dalam proses seleksi. Dalam pelaksanaannya, peserta tes akan dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok akan diberikan sebuah kasus yang harus didiskusikan bersama. Kasus ini bisa jadi adalah isu yang sedang hangat diperbincangkan media atau kasus yang biasa kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Bentuk diskusi ini sebenarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu mengetahui kemampuan, karakter, dan keterampilan seseorang. Namun, sebenarnya dua metode tes ini memiliki poin penilaian yang berbeda. Nah, biar kamu tidak bingung, yuk kita lihat penjelasannya satu per satu.

Leaderless Group Discussion

Leaderless Group Discussion adalah diskusi kelompok yang memungkinkan setiap anggota kelompok menunjukkan potensinya. Dalam proses ini, akan diamati kemampuan seseorang dalam mengarahkan atau memimpin kelompok, serta kemampuan menyampaikan gagasan sehingga bisa diterima orang lain. Seorang asesor akan melakukan penilaian terhadap gaya komunikasi, kerja sama kelompok, proses analisa masalah, dan bagaimana peran seseorang dalam kelompok itu. Asesor tidak akan ikut campur dalam penentuan keputusan kelompok, ia hanya akan melihat peserta dari berbagai aspek, seperti bagaimana peserta berkomunikasi dalam situasi tertekan dan bagaimana mereka memanajemen waktunya selama proses diskusi. Diskusi ini disebut leaderless karena tidak ada kesepakatan sebelumnya siapa yang jadi moderator, pemimpin, dan sebagainya.

Focus Group Discussion

Focus Group Discussion merupakan diskusi yang berfokus pada satu masalah tertentu. Prinsip FGD adalah sama dengan prinsip diskusi. Selama diskusi berlangsung, moderator harus fokus pada tujuan diskusi dan harus bisa mencairkan suasana agar diskusi tidak berlangsung tegang dan kaku. FGD bertujuan untuk menyamakan persepsi terhadap suatu isu agar kemudian ditemukan kesepakatan bersama. Dalam FGD, seorang asesor berperan sebagai fasilitator kelompok. Ia akan menentukan alur diskusi yang berlangsung. Peserta yang dianggap pasif akan didorong untuk mengungkapkan pendapat yang mereka miliki. Dalam proses FGD, peserta cenderung harus homogen, artinya kita akan cenderung lebih setara sehingga tak ada yang lebih mendominasi.

Perbedaan LGD dan FGD

Perbedaan mendasar FGD dan LGD adalah partisipasi asesor di dalam diskusi. Jadi, dalam LGD asesor ikut dalam diskusi sedangkan dalam FGD asesor tidak ikut dalam proses diskusi. Tujuan FGD dan LGD adalah mengetahui kreativitas serta kemampuan berpikir kandidat berdasar ide dan solusi yang disampaikan. Ukuran penilaian FGD dan LGD di setiap pemberi beasiswa juga berbeda. Agar kompetensimu bisa diperhitungkan sebagai calon penerima beasiswa atau karyawan suatu perusahaan, ada baiknya kamu menunjukkan sikap inisiatif, menghormati yang lain dengan tidak terlalu dominan, dan beberapa poin penting lain. Jika kamu memperhatikan poin-poin penting, terutama kualifikasi yang dicari perusahaan/ pemberi beasiswa tentunya kamu akan berpeluang lolos dalam tahapan ini. Selamat mencoba!

 

Categories
Tokoh Inspiratif

Raih 3 Gelar Sarjana dan Sukses Bangun Karir, Yuk Pelajari Prinsip Hidup yang Dipegang Andy Arsyil!

Tidak hanya berparas tampan, aktor sekaligus pengusaha muda Andi Arsyil Rahman ternyata juga memiliki segudang prestasi di bidang akademik loh! Pria kelahiran Makassar, 15 September 1987 ini ternyata memiliki tiga gelar sarjana sekaligus yaitu sarjana geofisika, manajemen ekonomi, dan teknik informatika di tahun 2010 lalu. Saat ini Andy Arsyil diketahui sedang menyelesaikan studi S2-nya.

Pria bernama lengkap Andy Arsyil Rahman ini sebenarnya sudah memulai peran sebagai model video klip lokal di Makassar. Setelah itu, Andy Arsyil membintangi film Ngaca Dong! bersama Catherine Wilson. Namun, Andy baru mulai dikenal publik setelah memainkan film Ketika Cinta Bertasbih serta sinetron series Tukang Bubur Naik Haji.

Prinsip hidup yang sederhana ditambah kecerdasan serta karakter kuat sebagai pembelajar yang pantang menyerah membuatnya meraih cukup banyak prestasi di umurnya yang terbilang muda. Sejak sekolah, Andy sering mendapatkan predikat juara kelas dan sering mendapatkan beasiswa di berbagai perlombaan. Beberapa penghargaan yang didapatkannya adalah The Most Creative Student Award, Duta Wisata Makassar, dan beberapa prestasi di bidang pendidikan dan entertainment.

Raih 3 Gelar Sarjana dan Sukses Bangun Karir, Yuk Pelajari Prinsip Hidup yang Dipegang Andy Arsyil!
Prinsip hidup yang sederhana ditambah kecerdasan serta karakter kuat sebagai pembelajar yang pantang menyerah membuat Andy meraih cukup banyak prestasi di umurnya yang terbilang muda.

Pria yang telah menulis beberapa buku motivasi ini juga pernah dinobatkan sebagai duta International Youth on Climate Change (IYFCC) di tahun 2011. IYFCC merupakan event internasional yang menggalang gerakan untuk menyikapi perubahan iklim dunia. Sampai saat ini, Andy Arsyil telah menulis beberapa buku motivasi seperti Mengulang 95, Hope, Build Your Own Empire, Life Is Miracle, dan Euracle. Buku-buku tersebut telah mendapatkan tempat tersendiri bagi pembacanya. Andy memiliki prinsip “tulislah yang engkau baca dan bacalah yang engkau tulis”, serta “berbagilah sebanyak mungkin dan pertanggungjawabkan kehidupan ini”.

Selain menulis buku dan berakting, Andy Arsyil juga bekerja sebagai leader personal representative di sebuah perusahaan telekomunikasi. Saat ini, pria yang mengaku mengagumi Einstein ini sibuk mengembangkan bisnis, menjadi konsultan perusahaan swasta, jadi narasumber dan pembicara di berbagai acara serta mengisi  pengajian di lembaga pemasyarakatan, instansi pemerintah maupun swasta. Andy Arsyil juga sempat mencoba dunia baru yaitu tarik suara dengan menjadi salah satu penyanyi soundtrack film religi. Tidak puas berkiprah di dunia entertaiment dan bisnis, bulan April lalu, Andy dikabarkan ikut mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif Partai Perindo dapil Sulawesi Selatan.

Kesuksesan Kak Andi dalam berbagai bidang tentu tidak terlepas dari kebiasaannya menulis, membaca, dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Waah, siapa nih yang mau ngikutin jejak Kak Andy Arsyil?

Categories
Kampus Terbaik

3 Kampus Terbaik di Swedia Versi QS World Rank 2019!

Sebagai salah satu negara yang unggul dalam hal inovasi, Swedia menerapkan standar pendidikan yang cukup tinggi. Misi pendidikan di Swedia mendorong kamu untuk berpikir secara independen. Beberapa program master di Swedia menggabungkan mata kuliah dan praktek industri. Oleh karena itu, kamu akan memperoleh keuntungan nantinya setelah lulus.

Semua institusi pendidikan tinggi disana juga memakai bahasa pengantar bahasa Inggris. Keuntungan lain yang bisa kamu dapat saat kuliah di Swedia adalah biaya hidup yang lebih rendah dibandingkan dengan negara Eropa lain. Nah, selain itu, pemerintah Swedia menyediakan beragam beasiswa untuk mahasiswa internasional yang ingin belajar di negaranya loh!

Buat kamu yang mauy kuliah di Swedia, berikut adalah 3 institusi pendidikan tinggi di Swedia dengan peringkat terbaik versi QS Rank 2019:

Lund University

Lund University adalah salah kampus riset yang menduduki peringkat 1 di Swedia dan peringkat 78 dunia. Kampus yang jadi salah satu kampus tertua dan terbaik di Swedia yang berdiri pada tahun 1666. Kampus ini merupakan salah satu universitas riset paling terkemuka dan komprehensif di Swedia. Terletak di salah satu kota pelajar terbaik di dunia menjadikan kampus ini menjadi tujuan belajar favorit para pelajar dunia. Ada kurang lebih 100 program internasional, mulai dari program exchange hingga program doktoral. Lund University adalah salah satu kampus yang mendapatkan paling banyak penghargaan dan pendanaan akhir-akhir ini. Kampus ini juga menawarkan banyak program untuk kursus di kawasan Skandinavia. Buat kamu yang berasal dari luar Uni Eropa/EEA dapat mengajukan permohonan beasiswa untuk membantu keringanan biaya pendidikan.

KTH Royal Institute of Technology

Kampus yang terletak di Stockholm, Ibukota Skandinavia ini memiliki lebih dari 12.000 mahasiswa. KTH Royal Institute of Technology menjadi pusat inovasi sekaligus penampung bakat intelektual di Eropa selama hampir dua ratus tahun. KTH juga merupakan universitas tertua di Swedia. Kampus ini menawarkan program sarjana, master, dan PhD di bidang teknik, sains, dan arsitektur. KTH menyumbang sepertiga dari penelitian teknis dan teknik di Swedia. Universitas ini setiap tahun mendapatkan dana penelitian yang cukup besar dari organisasi-organisasi penting seperti Dewan Penelitian Eropa. Kampus ini cukup terkenal di bidang arsitek, teknik elektro, teknik mesin, dan teknologi. KTH Royal Institute juga memainkan peran sentral dalam Institute Inovasi dan Teknologi Eropa (EIT) yang baru terbentuk.

Uppsala University

Berdiri di tahun 1477, kampus ini jadi salah satu kampus tertua di Swedia loh! Kampus ini, saat ini menduduki peringkat ke-3 dan ke-112 di QS World University Rankings 2019. Kampus Uppsala masuk dalam anggota Grup Coimbra, yakni asosiasi institusi bergengsi tingkat internasional. Ada sekitar sembilan fakultas di Universitas Uppsala yang mengajarkan berbagai bidang ilmu, antara lain bidang ilmu humaniora dan ilmu sosial; kedokteran dan farmasi; serta ilmu teknik dan pengetahuan alam. Kampus yang memiliki moto “Truth through God’s mercy and nature” ini telah meluluskan banyak sekali ilmuan dan peraih nobel di bidangnya.

Categories
Tips dan Trik

Lakukan 6 Hal Ini Ketika Kamu Mulai Putus Harapan!

Tidak semua hal di dunia ini bisa kamu capai dengan mudah. Kadang kala, banyak hal yang terjadi di luar rencana. Ketika hal yang tidak kita inginkan datang ke hidup kita, disitulah sebenarnya kita sedang diuji. Kalau kamu sedang mengalami hal tersebut, yakinlah dan percayalah kalau segala sesuatu yang baik sedang menunggu kita di luar sana. Berikut adalah beberapa tips untuk kamu yang mulai putus harapan:

Mencoba Mensyukuri Apa yang Kamu Miliki Sebelumnya

Yang sering kita lupakan adalah mensyukuri hal-hal kecil yang kita miliki sebelumnya. Kita terlalu berfokus pada hal-hal yang tidak kita miliki. Inilah sebabnya kita menjadi tidak pernah bersyukur. Saat kamu mulai putus harapan, ingatlah kejadian berharga yang pernah kamu lalui, keluarga yang selalu memberi dukungan, teman dan sahabat baik yang selalu ada saat kita dalam keadaan sedih. Coba bayangkan tanpa adanya mereka, apakah kamu bisa ada dalam kondisi seperti sekarang atau justru lebih buruk?

Tetap Proaktif dan Cari Sumber Informasi yang Tepat

Saat kamu putus harapan karena gagal, tetaplah proaktif dan carilah dukungan di lingkungan yang tepat. Kenali penyebab kegagalanmu dan tanyakan kepada orang yang tepat serta pernah berhasil. Cari tahu cara penyelesaian yang tepat agar kegagalanmu tidak terulang lagi. Jangan lupa carilah circle pertemanan yang yang membawamu ke hal-hal positif.

Miliki Rencana B

Yang kadang tidak terpikirkan oleh sebagian orang adalah memiliki rencana B.  Beberapa orang terpatok pada satu tujuan dan terlalu yakin bahwa rencananya tersebut akan berhasil. Padahal sangat mungkin rencana tersebut gagal. Agar kamu tidak putus harapan saat satu rencanamu gagal, alangkah lebih baik kamu juga punya backup rencana lain yang bisa kamu lakukan.

Kurangi Berekspektasi Tinggi

Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh manusia adalah berekpektasi tinggi kepada hasil. Bercita-cita tinggi itu boleh-boleh saja, tapi alangkah lebih baik kamu tetap realistis dan mengukur kemampuanmu. Saat kamu sudah berjuang sebaik mungkin, serahkah hasilnya pada takdir dan tetaplah berdoa. Jangan pernah berekspektasi tinggi kepada hasil.

Lihat Ulang Visi dan Tujuanmu

Melihat visi dan tujuan sangat penting dilakukan. Kadang kala, ketika satu rencana gagal kamu wujudkan, kamu perlu melihat ulang visi dan tujuanmu. Temukan jalan lain yang bisa kamu lakukan dan temukan kesalahan-kesalahan yang bisa kamu perbaiki.

Tenangkan Diri dan Perasaan dengan Caramu Sendiri

Menenangkan diri dengan caramu adalah hal yang penting kamu lakukan untuk mencegah stres berkepanjangan. Stres berkepanjangan yang tidak tertangani dengan baik bisa menyebabkan depresi. Ada baiknya kamu melakukan hal-hal yang kamu sukai untuk membantumu menenangkan pikiran, misalnya travelling, membaca buku, mendengarkan musik, atau berolahraga agar tidak terjadi stres berkepanjangan.

Semakin bertambahnya usai dan semakin sering kamu mengalami kegagalan, sudah selayaknya kamu menemukan cara yang tepat untuk mengatasi dirimu. Ingatlah selalu kalau tidak segala hal dalam hidup akan sesuai rencana dan keinginanmu. Tidak semua tips di atas juga akan sesuai dengan kondisimu. Maka dari itu, temukanlah cara yang paling tepat untuk dirimu, jangan pernah terpuruk di satu hal, dan tetaplah berjuang!

Categories
Tips dan Trik

Begini Cara Memelihara Semangat Saat Mulai Lelah Berburu Beasiswa!

Perjuangan mendapatkan beasiswa adalah perjalanan yang cukup panjang. Semangat yang berkobar-kobar tidak akan bertahan selamanya. Ada kalanya kamu mengalami rasa bosan dan lelah. Nah, dalam fase ini kemampuan untuk mengendalikan diri untuk menghadapi kesulitan dan kebosanan yang kamu miliki akan diuji.

Perlu kamu ketahui kalau jumlah pelamar beasiswa terus bertambah dari tahun ke tahun. Masing-masing pelamar beasiswa pasti punya formula tersendiri untuk menghadapi situasi sulit dan kebosanan. Melihat kondisi ini, mustahil kamu mendaftar beasiswa dengan semangat yang minim dan biasa-biasa saja. Berikut adalah beberapa tips buat kamu yang ingin memelihara semangat saat lelah berburu beasiswa:

Bacalah kisah-kisah orang sukses!

Jangan harap kamu bisa mendapatkan beasiswa kalau kamu membaca saja malas! Membaca kisah-kisah orang sukses dan menginspirasi adalah salah satu cara untuk memilihara semangat.  Membaca cerita orang-orang sukses pasti akan memberikan inspirasi untuk kita. Kesalahan yang pernah ia lakukan dapat kita jadikan pengetahuan. Cra-cara yang mereka tempuh bisa kita terapkan dengan beberapa penyesuaian. Masalah dan kegagalan yang mereka hadapi akan menjadi motivasi kita dan menyadarkan bahwa orang sukses pun harus melalui semua itu. Perkaya pengetahuanmu dengan membaca cerita orang sukses. Tulislah kutipan yang berkesan dan bisa kamu terapkan setiap harinya.

Berkumpullah dengan orang-orang yang punya visi sama!

Ingatkah dengan sebuah kutipan yang berkata “5 tahun yang akan datang, kamu adalah buku yang kamu baca, tempat yang kamu kunjungi, dan dengan siapa kamu bergaul”?. Nah, ini berarti kamu harus mencari teman yang punya mimpi sama denganmu. Bukan berarti kamu harus meninggalkan temanmu yang tidak punya mimpi sama, tapi mulailah untuk mencari teman yang punya visi sama. Bersama dengan orang-orang yang punya semangat sama tentunya akan memberikan kita inspirasi sekaligus motivasi. Dengan melihat tindakan dan perkataan mereka, secara tidak langsung kamu akan terpacu untuk seperti mereka dan bahkan melampaui mereka. Tidak hanya di dunia nyata, kamu bisa menemukan teman-teman yang punya visi sama di media sosial, seperti grup facebook atau channel telegram.

Lakukan kegiatan yang jadi hobimu!

Di saat kamu bosan berjuang mencari beasiswa, inilah waktunya kamu melakukan kegiatan yang bisa menyegarkan lagi pikiranmu. Kalau kamu suka travelling, kamu bisa merencanakan perjalanan ke tempat yang ingin kamu kunjungi. Kalau kamu menyukai satu jenis olahraga tertentu misal berenang, lakukanlah refreshing dengan berenang. Melakukan hobi bisa menyegarkan kembali pikiran, menambah kreativitas, mengurangi kejenuhan, dan mengembalikan semangat.

Nah, 3 tips di atas adalah salah satu dari banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk terus memelihara semangat ketika kamu mulai jenuh berjuang. Hidup ini akan terus berjalan, jangan sampai kamu menyerah dan lengah di tengah jalan karena kompetitormu akan terus bertambah dan semakin kuat!

Categories
Beasiswa

Mau Studi S1 di Jepang? Yuk Perjuangkan 3 Beasiswa Ini!

Jepang sampai saat ini masih jadi salah satu negara di Asia dengan populasi mahasiswa Indonesia terbanyak. Jepang terus menawarkan kualitas pendidikan tinggi yang terintegrasi dengan teknologi canggih yang tidak kalah dengan kualitas pendidikan tinggi di Eropa dan Amerika.

Budaya yang kaya dan penduduk yang ramah juga membuat mahasiswa asing, terutama Indonesia betah belajar di negara ini. Kabar baiknya, pemerintah dan lembaga swasta di Jepang terus gencar memberikan beasiswa untuk pelajar Indonesia yang ingin kuliah disana. Hal ini tentu bertujuan untuk membangun sumber daya manusia untuk meningkatkan kualitas kerjasama dengan Indonesia. Nah, buat kamu yang punya rencana untuk studi S1 di Jepang, berikut ada 3 beasiswa yang bisa kamu perjuangkan.

MEXT Scholarships

Beasiswa Monbukagakusho (MEXT) adalah beasiswa yang diberikan untuk lulusan sekolah formal SMA/ sederajat yang ingin melanjutkan studi S1 di Jepang. Beasiswa ini didanai oleh perusahaan asal Jepang yaitu Mitsui & Co. Ltd  bekerja sama dengan pemerintah Indonesia. Biaya yang diakomodasi adalah kursus Bahasa Jepang, biaya kuliah, tunjangan hidup, tunjangan kedatangan, asuransi, tiket pesawat pulang pergi Indonesia-Jepang, dan pengurusan visa. Nantinya sebelum berkuliah di universitas yang ada di Jepang, penerima beasiswa akan belajar bahasa Jepang, matematika, bahasa Inggris, ilmu alam, dan ilmu sosial.

Asian Bridge Program Scholarships

Shizouka University secara rutin memberikan beasiswa kepada para lulusan SMA melalui skema Asian Bridge Program Scholarship (ABP). Program ABP merupakan kolaborasi industri-akademi untuk pelajar dari Myanmar, Indonesia, Vietnam, Thailand, dan India. Pelajar akan mempelajari kurikulum khusus yang menekankan pendidikan antar disiplin yang seimbang dan berfokus pada kombinasi keahlian teknis, kepiawaian praktik bisnis, dan bepikir ilmiah, dan kemampuan interpersonal. Program ini juga menyediakan fasilitas konseling untuk menentukan karir setelah lulus. Beasiswa ABP adalah beasiswa parsial yang mengakomodasi biaya pendaftaran dan biaya kuliah di awal semester.

Global Scientist & Engineer Scholarships

Global Scientist and Engineer Program adalah salah satu beasiswa untuk pelajar internasional yang tidak punya kemampuan bahasa Jepang tapi berminat melanjutkan kuliah S1 di bidang teknik di Tokyo Institute of Technology. Tokyo Tech adalah kampus sains dan teknik terkemuka di Jepang yang saat ini menempati peringkat 58 dunia.

Kandidat terpilih nantinya akan mengambil gelar Bachelor of Engineering di Departement of Transdisciplinary Science and Engineering. Bidang kuliah yang diajarkan meliputi sains, teknik dan manajemen. Cakupan pembiayaan beasiswa ini adalah biaya kuliah dan biaya hidup bulanan. Kandidat yang dicari adalah yang punya pikiran terbuka dan punya minat menyelesaikan permasalah global melalui sains dan teknik.

Syarat lainnya antara lain pelamar harus berasal dari negara yang memiliki hubungan diplomatik baik dengan Jepang, kandidat berusia kurang lebih 18 tahun saat mendaftar, sudah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah selama 12 tahun, syarat TOEFL PBT/ lainnya minimal 520, sedang tidak mendapat beasiswa lain, dan pelamar harus sudah membuat visa pelajar Ryugaku sebelum tiba di Jepang.

Categories
Tips dan Trik

Yuk Pahami Contoh Pertanyaan dalam Interview Beasiswa Berikut Supaya Kamu Bisa Menjawab dengan Baik!

Kesuksesan dalam sesi wawancara sangat bergantung sekali dengan kesiapan kita. Jangan pernah sia-siakan kesempatan ini karena tidak semua orang bisa sampai ke tahap ini. Pada dasarnya, sesi wawancara bertujuan untuk meyakinkan lagi apakah para kandidat beasiswa layak mendapatkan beasiswa atau tidak. Berkas-berkas yang kita kumpulkan selama sesi administrasi akan divalidasi di sesi wawancara. Pelamar yang menuliskan data diri dengan benar pasti akan lebih mudah menghadapi sesi wawancara.

Sesi wawancara beasiswa tentu beda dengan wawancara kerja. Nah, berikut adalah pertanyaan yang perlu kamu persiapkan jawabannya dengan baik sebelum menghadapi wawancara beasiswa.

Pertanyaan tentang Personal Summary

Sesi pertama setelah kamu memasuki ruangan interview adalah adalah pertanyaan tentang personal summary-mu. Bisa dikatakan, jawaban yang kita berikan adalah rangkuman dari aplikasi beasiswa yang sudah kita isi. Ini dilakukan untuk mengoreksi apakah data diri yang ditulis sama dengan yang disampaikan.

Pertanyaan di sesi awal yang biaa muncul seperti “please introduce yourself to us in details”, atau “could you tell us about you and your field study”.

Sebenarnya pertanyaan di atas sangat mudah ditebak tapi akan sangat mengagetkan kalau kita tidak lupa dengan apa yang kita tulis dalam form aplikasi kita. Oleh karena itu, jawablah dengan jujur dengan menyebutkan nama, asal, tempat kerja, tanggung jawab di tempat kerja, research interest, dan ketertarikanmu melanjutkan studi.

Pertanyaan tentang Topik Penelitian

Topik penelitian yang akan kita kerjakan adalah salah satu pertanyaan pokok yang akan ditanyakan dalam sesei wawancara. Poin-poin pertanyaan yang ditanyakan antara lain alasan kenapa tertarik dengan topik itu, apa manfaat dan kontribusi yang akan kamu berikan. Oleh karena itu, tidak ada salahnya kamu mulai memuat skema atau sistematika jawaban yang akan kamu sampaikan sebelum sesi wawancara tiba.

Pertanyaan yang muncul dalam sesi ini seperti “what makes this topic interesting?”, “why are you interested in this topic?” atau “How is your previous study, research or experience relevant to the topic you are proposing?”

Pertanyaan tersebut sebenarnya dimaksudkan untuk melihat sejauh mana pengetahuan yang kita ketahui tentang topik penelitian yang kita angkat. Para panelis wawancara dalam wawancara beasiswa adalah para akademisi yang terbiasa bergelut dengan tulisan-tulisan akademik. Mereka tentu akan menilai apakah pengetahuan yang kita miliki sudah memadai atau belum untuk melakukan penelitian tersebut. Jadi, jangan geran kalau setiap gagasan yang diberikan bisa dipatahkan atau diputarbalikkan oleh mereka. Kita perlu punya keyakinan yang kuat dengan gagasan kita karena karakter kita juga akan dinilai dari sini.

Pertanyaan tentang kelemahan

Panelis wawancara beasiswa pasti akan mencari hal-hal yang terlihat akan menghambat kelancaran studi. Hal tersebut antara lain nilai yang kita dapatkan di jenjang sebelumnya, jumlah publikasi ilmiah, dan sebagainya. Contoh-contoh pertanyaan yang akan muncul seperti “All of your publications are not about the research topic you are proposing, how could it be relevant or support your study?”“You seem to have finished your bachelor degree more than four years. If we give this scholarship to you, are you sure you can finish within the time limit?”.

Pertanyaan yang diberikan bukanlah untuk menjatuhkan, tapi untuk melihat bagaimana kita bisa mengubah hal-hal tersebut menjadi hal yang positif atau bahkan kekuatan. Berikan jawaban yang jujur karena satu kebohongan hanya akan membuat kita berbohong lagi.