Categories
Kampus Terbaik

Fakta yang Harus Kamu Tahu Sebelum Kuliah ke Al Azhar University!

Ada yang tertarik kuliah kuliah ke Mesir? Tahukah kamu kalau sistem perkuliahan di Mesir, khususnya di Universitas Al Azhar, ternyata jauh berbeda dari sistem perkuliahan di Indonesia? Sistem perkuliahan disana memakai sistem term yang mana diakhiri dengan ujian akhir. Kampus Al Azhar memang jadi salah satu kampus yang banyak mahasiswa Indonesianya. Buat kamu yang tertarik belajar ilmu agama, kamu bisa menjadikan kampus in sebagai salah satu tujuan studi. Nah, ada beberapa fakta yang harus kamu tahu sebelum memutuskan kuliah ke Al Azhar. Yuk simak 4 di antaranya:

Jurusan agama merupakan jurusan favorit!

Ada sekitar 5000 pelajar Indonesia di Mesir, mulai dari jenjang SMA, S1, S2, dan S3. Sekitar 80% di antaranya mengambil konsentrasi di bidang agama. Ada beberapa pelajar asing  lain seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Rusia, Jerman, dan lain-lain. Kebanyakan dari mereka mengambil konsentrasi di bidang agama Islam.

Birokrasi masih memakai sistem konvensional!

Di Al Azhar, khususnya jurusan agama, sistem perkuliahan dan birokrasinya masih menggunakan sistem tradisional. Salah satu keunikan Al Azhar adalah semua birokrasi disini masih memakai sistem manual atau konvensional. Dalam arti, semua dilakukan dengan tangan, tidak menggunakan sistem komputer seperti universitas maju lain di dunia. Hal inilah yang membuat mahasiswa yang berkuliah di Al Azhar membutuhkan kesabaran yang lebih ketika mengurus sesuatu yang berhubungan dengan birokrasi.

Dosen di Al Azhar dikenal dengan kerendahan hatinya!

Dosen di Al Azhar biasa disebut dengan duktur (untuk laki-laki) ataupun dukturoh (untuk perempuan). Hampir setiap dosen memiliki hubungan baik dengan mahasiswanya, asalkan mahasiswa tersebut menjaga hubungan baik dengan beliau serta tidak malu bertanya jika ada hal yang belum dipahaminya. Mereka akan dengan sangat sabar dan detail menjelaskannya ke mahasiswa. Dosen-dosen di Al Azhar dikenal dengan kerendahan hatinya. Tidak sedikit dosen di Al Azhar yang berangkat ke kampus dengan kendaraan umum, berdesak-desakkan bersama para mahasiswa lain. Hal lain yang menjadi bukti kesederhanaan para dosen adalah cara mereka berpakaian. Walaupun sudah bergelar doktor ataupun professor, cara berpakaian mereka tetap sederhana, dengan Turbus Azhar yang menjadi ciri khasnya.

Kampus laki-laki dan perempuan terpisah!

Di kampus Al Azhar, kampus banin (laki-laki) dan banat (perempuan) dipisah. Kampus banin ada di daerah Darrasah sedangkan kampus banat di daerah Hay Sadis. Jarak kampus banat ke kampus banin sekitar 20 menit menggunakan bis umum. Di Al Azhar, perkuliahan menggunakan sistem muhadloroh atau kuliah umum. Dimana seorang dosen akan menyampaikan materi dan mahasiswa mendengarkan. Satu ruangan kelas di Al Azhar bisa menampung sekitar 100 Mahasiswa, dengan kursi-kursi yang berjejer bertingkat seperti di stadion bola.

Categories
Negara Studi Wawasan Umum

Bagaimana Sih Gambaran Kehidupan Sosial Budaya di Turki?

Turki merupakan salah satu negara yang cukup istimewa karena letaknya di antara dua benua, yaitu Eropa dan Asia. Kehidupan sosial di Turki sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan di Indonesia, akan tetapi setiap kota memiliki kehidupan sosial masing-masing yang identik. Meskipun agama resminya adalah agama Islam, orang Turki dikenal cukup sekuler. Hapus ekspektasi apa pun tentang Turki yang sering dianggap seperti negara di Timur Tengah lainnya. Turki merupakan negara Islam pertama yang mengambil konsep negara sekuler setelah Perang Dunia II. Sekularisme ini diterapkan pada setiap kebijakan baik itu politik, agama, budaya, konstitusi maupun pendidikan. Inilah yang menjadikan karakter masyarakat Turki unik.

Selama lebih dari seribu tahun, Konstantinopel atau Istanbul adalah pusat kebudayaan Kekaisaran Romawi Timur. Cara hidup masyarakar Turki menggabungkan tradisi Eropa dan Asia. Penampilan dan pakaian kebanyakan orang Turki menyerupai orang Eropa. Namun, makanan, seni dan kerajinan, serta cerita rakyat Turki lebih mencerminkan pengaruh Asia. Hampir semua orang Turki beragama Islam sehingga kamu bisa menemukan banyak masjid di negara ini.

Agama yang diakui negara adalah Islam, Yudaisme, dan Kristen. Namun, karena menganut paham sekuler, agama dianggap urusan masing-masing seperti di negara lain di Eropa. Konstitusi negara pun bukan berdasarkan ajaran Islam. Turki merupakan negara republik yang diatur dalam konstitusi yang disahkan pada tahun 1982. Konstitusi ini memberikan bentuk pemerintahan parlementer yang terdiri dari presiden, perdana menteri dan legislatif. Masa jabatan legislator adalah selama 5 tahun.

Bahasa Turki merupakan bahasa yang cukup sulit. Bahasa ini dituturkan oleh lebih dari 200 orang di dunia.Kata-kata terdengar asing dan bahkan penulisannya pun tampak aneh. Dalam satu simbol fonetik memiliki satu suara. Tidak heran kalau bahasa Turki dinobatkan dalam bahasa tersulit di dunia. Jika memutuskan untuk tinggal di Turki untuk belajar ataupun bekerja, kamu memang harus bisa berbahasa Turki. Namun, jika kamu hanya ingin berlibur, lebih baik kamu kuasai kalimat-kalimat dasar karena masyarakat disana pasti akan senang jika ada orang asing bisa berbahasa Turki.

Sistem transportasi di Turki juga sudah terintegrasi dengan baik. Semua tempat hampir bisa dijangkau dengan tranportasi umum. Bedanya, ada yang bisa diakses dengan transportasi umum yang disediakan pemerintah seperti bus dalam kota, ada pula yang harus ditempuh dengan dolmus atau angkot di Turki yang biasanya terpusat di terminal. Sistemnya sama dengan angkot, mereka akan berangkat dengan jam tertentu dan tidak perlu beli tiket apa pun.

Nah, buat kamu yang mau punya kesempatan kuliah di Turki dengan beasiswa, Inspira punya program khusus yang akan membahas mengenai semua persiapan kuliah ke Turki, yaitu Turkey Fun Club. Buat kamu yang tertarik ikut, bisa langsung klik link ini.

Categories
Beasiswa Tips dan Trik

6 Strategi Mendapatkan Beasiswa Doktoral!

Melanjutkan kuliah sampai jenjang doktoral tentu jadi mimpi sebagian orang. Perjalanan mendapatkan beasiswa doktoral tentu bukanlah hal yang mudah namun bukan berarti itu mustahil untuk didapatkan. Nah, berikut adalah strategi yang harus kamu lalui agar kamu mudah mendapatkan beasiswa doktoral.

Cari tahu alasan terbesar

Cari tahu alasan terbesar dalam dirimu mengapa kamu benar-benar harus belajar PhD. Apakah benar-benar ingin berkontribusi kepada masyarakat atau hanya egoisme sesaat. Jadilah orang yang spesial karena menguasai satu bidang ilmu tertentu dan bisa memberikan manfaat kepada kemaslahatan umat, bangsa, dan negara di masa yang akan datang.

Pertahankan tekad, kegigihan, dan motivasi

Ada saatnya dalam satu waktu kamu merasa lelah dan menyerah. Banyak pejuang beasiswa yang berhasil mendapatkan beasiswa setelah berjuang belasan, puluhan bahkan ratusan kali! Saat kamu mulai lelah, maka saat itulah tekad dan kegigihanmu diuji. Ingatlah lagi alasan terbesar dan motivasimu.

Miliki publikasi ilmiah atau makalah konferensi!

Sangat disarankan untuk memiliki minimal 2-4 publikasi ilmiah agar kamu dianggap punya track record di bidang akademis yang baik. Tips lain yang disarankan adalah paling tidak kamu pernah mengikuti konferensi internasional yang berindeks Scopus atau Thomson Reuters yang diselenggarakan di Indonesia atau negara-negara ASEAN lain.

Buat motivation letter dan personal statement yang kuat dan impresif

Sebuah motivation letter yang kuat akan meningkatkan kualitas aplikasimu meskipun nilai akademismu tidak terlalu bagus. Motivation letter atau personal statement adalah persyaratan yang mutlak dirancang dengan teliti dan seksama. Personal statement dan motivation letter tidak bisa dikarang dalam waktu semalam saja karena membutuhkan banyak perencanaan dan waktu untuk berpikir.

Siapkan dan kembangkan kemampuan bahasa dan kompetansi lain

Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris adalah salah satu syarat wajib yang harus kamu penuhi jika ingin mendapatkan beasiswa doktoral ke luar negeri. Untuk kandidat PhD biasanya lebih diutamakan kemampuan speaking dan writing karena sangat diperlukan untuk perkuliahan nantinya. Jika kamu belum percaya diri dengan kemampuan bahasa Inggrismu, kamu bisa melamar di universitas yang ada di non-english country seperti Jerman, Perancis, Turki, dan masih banyak lagi! Buat kamu yang mau mendaftar di negara-negara yang membutuhkan kompetensi lain seperti GRE dan GMAT, kamu bisa mempersiapkan diri untuk tes agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Buatlah proposal riset dan temukan profesor yang cocok

Siapkan rencana studi atau proposal studi yang sesuai dengan fokus dan sektor keahlianmu. Proposal ini bisa berisi rencana penelitianmu dan manfaatnya nanti jika kamu berhasil menyelesaikannya. Setelah itu, carilah profesor yang memiliki ketertarikan sama dengan bidang yang ingin kamu tekuni. Caranya bisa dengan melihat resume, publikasi ilmiah, prosiding atau buku yang telah mereka buat. Jika sudah menemukan profesor yang tepat, kamu bisa menghubunginya untuk minta LoA dan rekomendasi untuk mendapatkan beasiswa.

Categories
Tips dan Trik

6 Etika Meminta Surat Rekomendasi Kuliah!

Saat kamu ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, pastinya kamu akan dimintai surat rekomendasi oleh pihak universitas atau penyeleksi. Rekomendasi ini adalah bukti atau penilaian yang diberikan oleh atasan yang mengetahui kualitas kemampuan dan karaktermu. Nantinya, surat rekomendasi ini bisa jadi acuan untuk menentukan apakah kamu layak atau tidak untuk masuk jurusan atau universitas tersebut.

Mendapatkan surat rekomendasi memang gampang-gampang susah. Jadi, sebaiknya kamu tahu etika yang baik dan benar agar mantan atasan atau dosenmu bisa memberikan surat rekomendasi yang baik. Jangan pernah memaksa dan memburu-buru agar orang yang kamu mintai rekomendasi tidak jengkel dann terganggu. Berikut adalah 6 etika yang perlu kamu perhatikan ketika ingin meminta surat rekomendasi.

Pilih perekomendasi yang kenal dan paham dengan personalmu!

Memilih perekomendasi yang tepat adalah salah satu hal terpenting yang harus kamu perhatikan. Pastikan perekomendasi tersebut mengenalmu secara personal dan selalu bersentuhan langsung denganmu setiap harinya. Jika kamu minta surat rekomendasi kepada atasan kerja, kamu bisa memintanya ke supervisor atau managermu. Jika kamu minta surat kepada dosen, kamu bisa memintanya ke dosen pembimbing skripsi atau dosen pembimbing akademik. Jangan meminta rekomendasi ke orang yang jabatannya terlalu tinggi tapi tidak mengenalmu. Meskipun terlihat keren tapi rekomendasi tersebut tidak akan akurat karena mereka tidak mengenalmu secara personal.

Jelaskan secara jelas terkait maksudmu ketika meminta surat rekomendasi!

Meskipun kamu mengganggap kenal baik dengan orang yang kamu mintai rekomendasi, bukan berarti dia ingat denganmu. Misal, seorang dosen bisa mengajar ratusan siswa sepanjang karirnya. Jadi, mustahil dia bisa hafal secara detail siapa saja mahasiswanya. Oleh sebab itu, saat kamu meminta rekomendasi, jangan lupa untuk menyebut hubunganmu dengan dosen. Bisa dari mata kuliah yang kamu ikuti, proyek penelitian, dan lain sebagainya sampai dia mengingat betul siapa kamu. Setelah itu, sampaikan maksudmu meminta rekomendasi dengan bahasa yang sopan. Sampaikan kalau kamu benar-benar membutuhkan surat itu darinya agar perekomendasi merasa dibutuhkan.

Sesuaikan  & jadwalkan waktu untuk bertemu!

Nah, kalau kamu sudah mendapatkan persetujuan, selanjutnya kamu bisa menjadwalkan waktu untuk bertemu. Ingat, kalau kamu adalah orang yang butuh, bukan orang yang membutuhkan. Bisa jadi kamu punya pekerjaan dan kesibukan lain tapi berusahalah untuk sopan ketika menentukan jadwal pertemuan. Jangan memaksa dan memburu-buru karena bisa jadi itu membuatnya kesal. Jika sudah disepakati waktu, ucapkan terima kasih.

Ikuti prosedur yang diberikan oleh pemberi rekomendasi!

Perekomendasi biasanya tidak hanya mendapatkan permintaan surat rekomendasi dari satu orang saja. Oleh karena itu, kamu harus sabar. Ikuti prosedur yang diberikan jika perekomendasi memintanya, misal harus mengisi formulir database dan lain sebagainya. Meskipun lama, kamu harus tetap sabar karena segalanya butuh proses.

Tanyakan secara sopan mengenai progres rekomendasi!

Perekomendasi tentu memiliki jadwal yang cukup padat. Tidak jarang surat rekomendasimu jadi prioritas kesekiannya. Mungkin kadang kamu galau ingin mengingatkan atau tidak perlu. Kamu memang berhak untuk mengingatkan. Namun, ingatkan dengan kata-kata yang sopan dan baik. Tanyakan apakah beliau bersedia diberi reminder pada tenggat waktu tertentu. Inilah sebabnya kamu harus minta surat rekomendasi jauh-jauh hari karena permintaanmu belum tentu diproses secara cepat.

Jaga komunikasi dengan perekomendasi meskipun telah mendapatkan suratnya!

Kebiasaan tidak baik yang biasa dilakukan oleh seseorang adalah lupa dengan orang yang telah membantunya. Nah, jangan sampai kamu seperti kacang lupa kulitnya ya. Beri tahu progres setelah mendapatkan surat rekomendasi. Baik yang sesuai harapan ataupun tidak. Memberi kabar berkaitan dengan menghargai orang-orang yang berjasa untukmu selama ini.

Nah, setelah tahu etika mendapatkan surat rekomendasi, sudah siap belum nih cari surat rekomendasi buat studi lanjutanmu?

Categories
Tips dan Trik

Bagaimana Sih Sistem Penilaian IELTS?

Penilaian setiap tes kemampuan bahasa pasti memiliki perbedaan. Penilaian IELTS tentu berbeda dengan TOEFL atau TOPIC. Penilaian tes IELTS menggunakan sistem band score dengan skala 1 sampai 9. IELTS memiliki sistem penilaian yang cukup unik, yaitu pembulatan ke arah atas setiap 0,5 poinnya. Misalnya ketika kamu memiliki skor 5.3 Skor kamu akan dibulatkan menjadi 5.5. Untungnya, tidak ada pengurangan skor ketika jawaban kamu salah. Setiap section dalam tes IELTS memiliki mekanisme penilaian yang berbeda-beda.

Untuk sistem penilaian dalam listening dan reading, setiap jawaban yang benar akan mendapatkan 1 poin. Total dari poin nantinya akan dikonversi ke dalam band score 1 sampai 9. Pada tes writing dan speaking, tim penilai menentukan band  berdasarkan parameter-parameter tertentu yang mendeskripsikan kemampuan tiap peserta. Mekanisme penilaian dalam section ini lazim disebut band descriptors. Keseluruhan nilai yang diberikan pada penilaian IELTS adalah 0-9 dengan rincian berikut.

Band 0-1

Band 0 diberikan untuk peserta yang tidak datang dan tidak hadir dalam tes. Band 1 adalah nilai yang diberikan untuk peserta level non-user skill. Nilai ini diberikan untuk peserta yang dianggap tidak bisa menggunakan bahasa Inggris kecuali beberapa kata saja.

Band 2

Nilai ini merupakan nilai untuk peserta level intermittent user skill. Peserta dengan level skill semacam ini mengalami banyak kesulitan dalam memahami dan berbicara dalam bahasa Inggris.

Band 3

Band ini diberikan keapda tingkat extremely limited  user skill level. Peserta dalam level ini merupakan peserta yang bisa memahami dan menyampaikan sesuatu dengan Bahasa Inggris dengan beberapa kesalahan.

Band 4

Peserta dengan skill level ini dianggap cukup bisa memahami perkataan dalam bahasa Inggris dalam situasi yang biasa. Namun, sering mengalami kendala dalam urusan memahami ekspresi. Ketika dihadapkan pada suatu kalimat yang panjang dan kompleks, peserta dengan skill tingkat ini masih sulit memahaminya.

Band 5

Peserta dengan band 5 merupakan modest user skill level. Peserta dengan tingkat ini dianggap memiliki dasar bahasa Inggris yang baik. Hal ini terbukti dari kemampuannya memahami beberapa kalimat yang agak kompleks. Namun, mereka terkadang juga membuat kesalahan.

Band 6

Band 6 adalah peserta dengan competent user skill level. Peserta di level ini adalah orang-orang yang cukup paham bahasa Inggris. Mereka bahkan memahami kalimat-kalimat yang kompleks. Namun, kosakata yang terbatas membuatnya seting menggunakan kata yang tidak tepat dan sering menimbulkan kesalahpahaman.

Band 7

Band 7  biasanya didapat oleh orang-orang yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik. Mereka mampu memahami kalimat kompleks dengan baik. Peserta di level ini merupakan good user skill level. Sayangnya, peserta dalam level ini kadang masih melakukan ketidakakuratan.

Band 8

Peserta dengan skill level ini merupakan very good user skill. Peserta di level ini memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang sangat baik. Ia bisa memahami kalimat kompleks dengan sangat detail. Mereka juga tidak lagi dianggap gagap jika dihadapkan pada situasi yang asing. Namun, beberapa kesalahan kecil juga dilakukan olehnya kadang-kadang.

Band 9

Skor ini merupakan skor untuk expert  user skill. Penerima skor ini sudah tidak diragukan lagi kemampuannya dalam berbahasa Inggris. Ia dianggap sebagai orang yang fasih, akurat, dan pandai dalam bahasa Inggris karena bisa menunjukkan pemahaman yang lengkap pada setiap kata.

Categories
Tips dan Trik

Tips dan Trik Sederhana Ketika Menjalani Tes Listening IELTS!

Salah satu IELTS section yang cukup banyak menyita perhatian adalah listening section. Dalam bagian tes ini, peserta biasanya diminta mendengarkan percakapan, mulai dari monolog, percakapan dua orang, sampai dengan percakapan beberapa orang. Rekaman percakapan akan diisi oleh beberapa penutur asli bahasa Inggris dengan logat yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kita perlu belajar dan latihan mendengarkan beberapa logat bahasa agar bisa tetap bisa menghadapi section ini dengan baik. Selain mempelajari banyak logat bahasa Inggris, berikut adalah tips sederhana agar kamu bisa mengerjakan section listening dengan maksimal.

Kuasai Banyak Wacana dan Pengetahuan Umum

Dengan belajar banyak referensi pengetahuan, kemampuan menguasai wacanamu akan terasah dengan baik. Jika hal tersebut sudah kamu kuasai, kamu akan lebih mudah memahami sebuah wacana. Oleh karena itu, kamu akan mengetahui definisi suatu kata sesuai dengan konteks wacananya. Dengan begitu, kamu bisa mengira-kira pertanyaan apa yang akan muncul nantinya.

Perhatikan Tata Bahasa dan Kosakata

Saat kamu menjawab pertanyaan yang diberikan, pemakaian kosakata dan tata bahasa cukup penting untuk diperhatikan. Ujian listening IELTS tidak sama dengan TOEFL yang hanya tinggal memilih opsi yang ada. Dalam ujian IELTS, ada jawaban yang harus ditulis tangan langsung. Nah, inilah pentingnya mengecek ulang tata bahasa dan kosakata di akhir tes. Cek apakah struktur gramatikalnya sudah benar atau ada yang masih typo atau salah tulis.

Hindari Pertanyaan Jebakan di Setiap Pertanyaan

Walaupun terlihat mudah, setiap pertanyaan sebenarnya memiliki kesulitan tersendiri. Bahkan beberapa soal dalam ujian listening IELTS adalah pertanyaan jebakan. Selalu teliti dan hati-hati adalah kuncinya. Selain itu, jangan terpaku pada satu pertanyaan yang tidak kamu jawab, segeralah lanjutkan ke pertanyaan yang bisa kamu jawab. Gunakan waktu seefektif mungkin agar kamu bisa mendapat hasil yang maksimal.

Jangan Ada Bagian Kosong di Lembar Jawab

Meski harus berhati-hati dalam menjawab pertanyaan, ini bukan berarti jawabanmu harus kosong. Saat dihadapkan pada soal yang sulit, tulislah/ pilihlah jawaban yang kamu rasa paling benar. Meskipum nantinya jawaban itu akhirnya salah, hal ini lebih baik daripada kamu mengosongkan jawaban. Skor peniaian IELTS tidak sama dengan skor penilaian SBMPTN yang memberikan skor negatif (minus) pada jawaban yang salah. Jawaban salah salah IELTS tidak akan dihitung skornya.

Perhatikan Beberapa Pertanyaan Sekaligus

Biasanya, beberapa pertanyaan dalam section IELTS memiliki keterkaitan. Oleh sebab itu, ada baiknya perhatikan beberapa pertanyaan yang ada dalam satu urutan. Sebuah kata atau kalimat dalam satu pertanyaan bisa jadi merupakan kata kunci dari pertanyaan lain. Namun, harus tetap diingat, jangan terpaku terus pada satu pertanyaan.

Konsisten dengan Satu Versi Bahasa Inggris

Secara umum, IELTS menerima dua jenis aksen bahasa Inggris di dunia, yaitu Amerika Serikat dan Britania. Namun, bukan berarti mereka bertoleransi dengan pemakaian dua jenis aksen tersebut secara bersamaan. Konsistensi pemakaian satu aksen harus diterapkan agar hasil tes kamu bisa diterima dan diakui oleh pihak pengoreksi. Agar lebih aman, lebih baik kamu membiasakan diri dengan aksen Britania karena IELTS biasanya dipakai oleh institusi yang berasal dari negara-negara Britania.

Berlatih Multitasking

Salah satu alasan kenapa listening terasa sulit adalah karena kita dituntut untuk mengerjakan beberapa hal sekaligus. Section listening mengharuskan kita untuk mendengarkan, membaca, dan menulis dalam satu waktu. Oleh sebab itu diperlukan skill multitasking. Kemampuan ini akan didapatkan jika kamu mau latihan intensif.

Salah satu hal penting lain yang kamu butuhkan saat menghadapi tes IELTS adalah rasa percaya diri. Tenangkan diri dan percaya dirinya terutama untuk kamu yang pertama mengikuti IELTS. Dengan menanamkan rasa percaya diri, kehati-hatian dan konsentrasi akan terjaga dengan baik. Selamat mencoba!

Categories
Profil Mentor Inspira Solution

Pria Ini Buktikan Bisa Kuliah di 3 Kampus Beda Negara! Siap Ikuti Jejaknya?

Mentor Inspira Solution ini buktikan bisa lulus kuliah di 3 kampus beda negara dalam waktu yang sama!

Banyak banget yang pengen tahu gimana caranya?

Kalau kamu penasaran, saatnya kenalan dengan Kak Warsono El-Kiyat atau yang lebih akrab dipanggil Kak Ano. Kak Ano merupakan sosok pemuda yang sangat gemar belajar. Bahkan saking gemarnya belajar, Kak Ano sudah menyelesaikan 1 gelar sarjana, dan 3 gelar master!

Untuk jenjang S1, Kak Ano menyelesaikannya di Universitas Jenderal Soedirman dengan jurusan Ilmu Pangan & Teknologi. Di kampus ini Kak Ano mendapatkan beasiswa dari DIKTI dan Bank BTN.

Masih di Indonesia, Kak Ano melanjutkan jenjang S2 di Institut Pertanian Bogor dengan beasiswa dari DIKTI juga. Nah, di fase inilah Kak Ano mulai melihat banyak sekali peluang untuk study abroad.  Setelah beberapa bulan mencoba mempelajari segala pola, persyaratan, hingga mengikuti ujian, Kak Ano mencoba menetralkan diri dengan segala hasil yang akan diterimanya.

Di luar ekspektasi, Kak Ano justru diterima di dua kampus berkualitas dunia sekaligus, dan dengan beasiswa penuh! Pertama adalah Hokkaido University dengan beasiswa JASSO dan kedua adalah Warsaw University dengan beasiswa Erasmus+. Bahkan nggak cuma itu, di tengah kesibukannya melakoni kuliah di 3 kampus dengan negara yang berbeda, Kak Ano masih sempat aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Beberapa di antaranya seperti Bogor Science Club (BSC), PPI Polandia, hingga PPI Jepang.

Lebih kerennya lagi Kak Ano bisa menyeimbangkan seluruh kesibukannya tersebut agar tetap berprestasi. Buktinya Kak Ano tetap mendapatkan beberapa gelar kehormatan dan penghargaan di bidang penulisan karya ilmiah & public speaking.

Pastinya kamu nggak akan melewatkan kesempatan untuk bisa dibimbing langsung oleh Kak Ano, kan?

Yuk ikutan workshop persiapan study abroad bareng Inspira Solution di kotamu. Kamu akan berkesempatan dibimbing oleh Kak Ano dan mentor-mentor keren lainnya.

Untuk mendaftar programnya, kamu bisa langsung tanya-tanya ke admin dengan klik disini.

Categories
Tips dan Trik

Begini Tips Buat Kamu yang Ingin Mulai Menumbuhkan Minat Baca!

Pastinya kamu pernah membaca kabar kalau minat baca orang Indonesia itu rendah? Apakah kamu benar-benar sudah memverifikasi kebenarannya? Data dari Most Littered Nation In the World, sebuah studi untuk mencari tahu seberapa tinggi minat baca masyarakat di berbagai belahan dunia menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat 60 dari 61 negara soal minat baca.

Penelitian ini memakai berbagai indikator, antara lain jumlah pengunjung perpustakaan, peredaran surat kabar, pemerataan pendidikan, dan ketersediaan komputer. Meningkatkan minat baca masyarakat memang gampang-gampang susah. Semakin dewasa dan semakin matangnya pola pikir, kita tentu akan semakin memahami pentingnya membaca buku. Maka dari itu, ketika kamu mulai menunda membaca, langsunglah patahkan dengan “Just Do It”. Buat kamu yang baru ingin menumbuhkan hobi membaca, ada tips yang bisa kamu terapkan nih.

Baca Genre Buku atau Penulis yang Kamu Sukai

Pastinya ada satu genre bacaan tertentu yang kamu sukai dan gampang kamu pahami. Dengan menyukai satu genre bacaan tertentu, kamu pasti akan bersemangat untuk membaca tulisan lain dengan topik atau genre yang sama. Kamu bisa juga membaca semua buku dari penulis yang kamu sukai agar kamu semakin mengenalnya. Buatlah list bacaan dari genre tertentu atau penulis tertentu untuk kamu baca setelahnya.

Membuat Target Membaca

Buatlah target jumlah buku yang ingin kamu selesaikan dalam satu periode tertentu. Misalnya, kamu ingin menyelesaikan 3 buku dalam seminggu atau 10 buku dalam satu bulan dan berapa buku dalam setahun. Namun, jangan paksa dirimu membaca terlalu banyak buku tapi kamu tidak bisa menangkap substansinya. Buatlah target yang sesuai dengan kemampuanmu dan alokasi waktumu.

Mulailah Menulis Resensi Buku

Salah satu cara mengingat isi buku yang telah kamu baca adalah dengan membuat resensi bacaan. Seperti kata Pramudya Anata Toer “menulis adalah bekerja untuk keabadian”. Membaca adalah caramu memahami sudut pandang orang lain. Menulis adalah caramu menyampaikan sudut pandangmu dan mengabadikannya.

Berdiskusi dan Bergabung dengan Komunitas Membaca

Bergabung dengan komunitas membaca adalah salah satu cara agar kita tetap semangat membaca. Dengan berdiskusi dengan orang-orang di komunitas literasi kamu akan terus tergerak membaca berbagai buku dan mendapatkan banyak insight dari para anggota komunitas itu. Bahkan kamu bisa melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk menggiatkan literasi masyarakat.

Categories
Tips dan Trik

Pertanyaan Esai yang Biasa Muncul dalam Laman Aplikasi Beasiswa

Pada laman aplikasi beberapa beasiswa, kamu akan diminta mengisi beberapa pertanyaan mengenai studi S2 yang akan kamu jalani. Karakter dan kalimat dalam kolom aplikasi biasanya terbatas sehingga perlu kecermatan dan ketelitian dalam mengisi esai. Menjawab esai sebenarnya gampang-gampang susah. Hal ini tergantung apakah kita sudah punya tujuan yang jelas dalam memilih studi kita atau belum. Untuk mempermudah menjawab pertanyaan, ada baiknya kita mengetahui kata kunci yang harus kita sampaikan dalam setiap kolom aplikasi. Pihak pemberi beasiswa tentu akan melihat poin-poin penting yang kamu tulis dalam kolom pertanyaan tersebut. Berikut adalah beberapa poin esai yang sering muncul dalam laman aplikasi beasiswa.

Negara Pilihan Studi

Pertanyaan kenapa kita memilih satu negara tertentu untuk studi pasti akan selalu muncul dalam beberapa aplikasi beasiswa. Pertanyaannya bisa berupa “Why do you want to study in ….?”. Untuk menjawab ini, kamu perlu memahami beberapa hal. Pertama, bagaimana perkembangan ilmu yang akan kita pelajari di negara tersebut? Apakah perkembangan bidang yang kamu pelajari di negara tersebut lebih baik dari negara lain sehingga kita akan mendapatkan keuntungan? Kedua, hubungkan perkembangan ilmu tersebut dengan rencana masa depan kita. Apakah manfaatnya bisa membantu kita mewujudkan rencana masa depan? Nah, mungkin kita juga punya rencana lain yang tidak berhubungan dengan tujuan akademis kita di negara pilihan kita. Hal tersebut tidak perlu kamu sampaikan dalam kolom laman aplikasi beasiswa. Jawablah dengan alasan akademik untuk membuktikan kita sungguh-sungguh ingin belajar disana.

Skill dan Pengetahuan yang Didapat

Memahami bidang ilmu yang ingin dipelajari mutlak diperlukan oleh setiap pelajar terutama calon awardee beasiswa. Pahami bidang ilmu yang akan kamu pelajari sedalam mungkin tapi sampaikan dengan sesederhana mungkin. Caranya adalah dengan memperbanyak baca artikel penelitian, terutama di bidang yang akan kita pelajari. Cara selanjutnya adalah dengan melihat website jurusan yang akan kamu masuki. Beberapa kata kunci dan referensi bisa kamu pakai untuk menjelaskan jawabanmu dalam kolom pertanyaan ini.

Permasalahan yang Pernah Dihadapi

Lewat pertanyaan ini, pemberi beasiswa sebenarnya hanya ingin tahu bagaimana caramu menyelesaikan dan menghadapi masalah. Kamu bisa menjelaskan masalahmu yang berkaitan dengan pekerjaan, organisasi, dan kehidupan akademikmu sebelumnya. Pihak pemberi beasiswa akan menilaimu berdasarkan bagaimana kamu memecahkan masalah, cara-cara yang kamu ambil, bagaimana kualitas kepemimpinanmu, dan lain sebagainya. Sebaiknya kamu sampaikan masalah atau tantangan yang pernah kamu hadapi yang berkaitan dengan bidang ilmu yang kamu ambil. Apabila tidak ada, pilihlah kasus yang agak relevan.

Kontribusi yang Akan Diberikan Usai Kuliah

Beasiswa biasanya diberikan kepada individu yang siap memberikan kontribusi dan perubahan pada bangsa/ pihak pemberi beasiswa. Meskipun tidak ada persetujuan hitam di atas putih, pihak pemberi beasiswa akan mengetes komitmenmu lewat pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Kontribusi yang diberikan usai studi bisa berupa konsep yang telah kamu pikirkan sebelumnya. Kamu harus mempertimbangkan semuanya setelah melihat semua kondisi yang ada. Ini bisa dilakukan jika kamu sudah bergelut lama di bidangmu. Jika kontribusi yang ingin diberikan sudah berjalan dan kamu tinggal melanjutkannya, itu tidak akan jadi masalah. Poin penting dari pertanyaan ini adalah manfaat penelitian kita dan hubungannya dengan kontribusi yang akan diberikan.

Categories
Tips dan Trik Uncategorized

Apa Itu Study Objective dan Poin-Poin Penting yang Harus Ditulis?

Beberapa pemberi beasiswa mengharuskan kandidatnya menyertakan study objective. Lalu sebenarnya apa sih perbedaan study objective, personal statement, dan motivation letter.

Study objective sama dengan motivation letter, yakni esai singkat sepanjang dua halaman yang berisi tujuan studi kita. Sedangkan personal statement adalah berisi cerita riwayat hidup yang ditulis dalam bentuk esai. Study objective dan personal statement biasanya dilampirkan dalam bentuk file atau bisa juga langsung diisi dalam kolom laman aplikasi beasiswa.

Banyak pelamar beasiswa mengira kalau hal pertama yang dilihat dalam proses rekruitmen beasiswa adalah skor TOEFL atau sertifikat lain. Padahal sebenarnya hal pertama yang dilihat oleh pemberi beasiswa ketika menerima aplikasimu bukanlah berkas-berkas ijazah atau sertifikat melainkan study objective dan personal statement. Hal tersebut tentu untuk memastikan apakah pilihan studi yang kamu ambil sesuai dengan program studi yang ditawarkan. Selain itu, mereka juga akan menilai apakah kemampuanmu cukup memadai untuk menerima materi yang diajarkan.

Berikut adalah poin penting yang harus terkandung dalam study objective:

Program yang Dilamar

Paragraf pertama dalam study objective menjelaskan tentang program apa yang akan kamu apply, misalnya bachelor degree atau master degree. Setelah itu, jelaskan mengenai jurusan yang ingin kamu ambil. Penting sekali untuk membaca informasi di website resmi kampus untuk tahu apa saja yang nantinya akan dipelajari dalam jurusan ini.

Rencana Penelitian

Paragraf selanjutnya bisa berisi tentang rencana penelitian yang akan kamu ambil saat study nanti. Paragraf ini bisa berupa uraian latar belakang penelitian, urgensi penelitian, dan manfaat penelitian yang kamu ambil. Kamu juga bisa mengaitkan dengan visi misi jurusan. Rencana penelitian berbeda dengan proposal penelitian. Rencana penelitian masih dalam perkiraan dan scope yang kecil.

Skill dan Pengetahuan yang Dapat Menunjang Studi

Dalam study objective, kamu perlu menjelaskan skill dan pengetahuan yang akan mendukungmu nanti. Kamu juga perlu menyampaikan pengalaman-pengalaman yang nantinya akan bermanfaat untuk proses studi dan publikasi-publikasi yang pernah diterbitkan. Intinya, promosikan dirimu sehingga kamu terlihat layak untuk menerima beasiswa untuk belajar di tempat yang kamu tuju.

Negara Tujuan Studi

Poin ini penting disampaikan karena ada kaitannya dengan perkembangan ilmu yang diajarkan disana. Nah, dalam sesi ini penting sekali untuk melihat ilmu apa saja yang sedang berkembang pesat disana. Kita bisa menyampaikan perbandingan kualita pembelajaran negara tersebut dengan negara lain. Kita bisa menuliskan pujian kepada negara tersebut terutama mengenai ilmu yang sedang kita pelajari dengan tujuan agar studi yang kitra lakukan mendapatkan hasil yang maksimal.

Rencana Masa Depan

Study objective bisa ditutup dengan uraian tentang bagaimana rencana masa depan kita. Rencana masa depan bisa meliputi rencana akademik dan rencana karir. Bagaimana ilmu yang dipelajari ini bisa berkontribusi untuk peningkatan kualitas dan skillmu di masa depan.