Categories
Tips dan Trik

Bagaimana Jika Kamu Merasa Tidak Nyaman dengan Kehidupan Kampus?

Bagi sebagian orang, kuliah di universitas akan membawa banyak harapan dan peluang. Sebagian dari kamu pasti menganggap bahwa kuliah di universitas adalah masa-masa terbaik dalam hidupmu dimana kamu akan bertemu dengan teman-teman baru dan belajar banyak hal yang menarik minat.

Namun, mungkin bagi sebagian orang, kuliah di universitas tidak memenuhi harapan-harapannya. Hal ini bisa disebabkan karena tidak menyukai program studi, orang-orang di lingkungan, atau bahkan keadaan di sekitar lingkungan studi. Jika kamu merasa itu terjadi padamu, percayalah bahwa kamu tidak sendiri. Beberapa orang pasti merasakan hal yang sama. Jika kamu sedang merasa di titik itu, cobalah lakukan hal-hal berikut ini.

Cari Tahu Hal yang Sedang Membuatmu Tidak Bahagia

Hal pertama yang harus dilakukan saat kamu merasa tidak bisa menikmati kuliah adalah dengan mencoba mencari tahu apa yang terjadi. Ini bisa jadi lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Seringkali kamu memiliki banyak alasan yang berkaitan yang membuatmu jadi tidak bahagia. Cobalah untuk memikirkan faktor terbesar yang membuatmu merasa demikian. Mungkin bisa dari mata kuliah yang diajarkan, grup pertemanan, dan lain sebagainya. Setelah menemukan masalahnya, kamu akan lebih mudah mencari tahu bagaimana cari memperbaikinya. Ingat bahwa setiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya.

Bicaralah dengan Orang yang Tepat

Setelah kamu menemukan apa yang jadi hambatanmu selama ini, cari tahulah dimana kamu bisa mencari bantuan konseling. Banyak kampus menyediakan sarana konseling untuk mahasiswa semester awal. Kamu bisa membicarakan masalah ini dengan konsultan yang ada disana. Namun, jika itu dirasa tidak cukup membantu, kamu bisa membicarakannya dengan orang-orang yang kamu percayai dan bisa memberikan solusi dengan baik. Jika masalah yang kamu hadapi terkait materi kuliah, kamu bisa bicarakan dengan dosen. Namun, jika masalah lebih berkaitan dengan gangguan kecemasan atau depresi, kamu harus berkonsultasi dengan layanan kesehatan mental terdekat.

Berikan Waktu untuk Dirimu

Ketika mendapatkan sedikit masalah, kadang kamu membutuhkan waktu untuk berpikir jernih. Oleh karena itu, tenangkan diri sebentar untuk berpikir. Setelah mengetahui apa yang mengganggu, tunggulah sebentar apakah keadaan akan membaik sendiri.  Ketika kamu merasa sulit bersosialisasi, terimalah bahwa itu adalah hal yang wajar. Semua orang butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Pindah Kampus atau Jurusan Kuliah

Jika kamu sudah mencoba semua dan kehidupan kampus tidak menjadi lebih baik, coba pikirkan apakah lingkungan kampus atau jurusan yang kamu ambil tersebut cocok untukmu. Kehidupan kampus memang tidak akan cocok untuk sebagian orang. Jika kamu benar-benar tidak menyukai program studi atau kampus, membuat perubahan bisa menjadi langkah positif. Sebelum kamu membuat keputusabn ini, kamu bisa konsultasikan dengan tutor pribadi dan konsultan belajarmu.

Membuat perubahan besar bisa dilakukan dengan membuat keputusan besar. Mengubah jalanmu setelah menyadari ada sesuatu yang tidak tepat untukmu bukanlah hal yang buruk. Justru berada di situasi yang tidak nyaman dalam waktu lama tidak akan baik untukmu.

Categories
Beasiswa Tips dan Trik

6 Strategi Mendapatkan Beasiswa Doktoral!

Melanjutkan kuliah sampai jenjang doktoral tentu jadi mimpi sebagian orang. Perjalanan mendapatkan beasiswa doktoral tentu bukanlah hal yang mudah namun bukan berarti itu mustahil untuk didapatkan. Nah, berikut adalah strategi yang harus kamu lalui agar kamu mudah mendapatkan beasiswa doktoral.

Cari tahu alasan terbesar

Cari tahu alasan terbesar dalam dirimu mengapa kamu benar-benar harus belajar PhD. Apakah benar-benar ingin berkontribusi kepada masyarakat atau hanya egoisme sesaat. Jadilah orang yang spesial karena menguasai satu bidang ilmu tertentu dan bisa memberikan manfaat kepada kemaslahatan umat, bangsa, dan negara di masa yang akan datang.

Pertahankan tekad, kegigihan, dan motivasi

Ada saatnya dalam satu waktu kamu merasa lelah dan menyerah. Banyak pejuang beasiswa yang berhasil mendapatkan beasiswa setelah berjuang belasan, puluhan bahkan ratusan kali! Saat kamu mulai lelah, maka saat itulah tekad dan kegigihanmu diuji. Ingatlah lagi alasan terbesar dan motivasimu.

Miliki publikasi ilmiah atau makalah konferensi!

Sangat disarankan untuk memiliki minimal 2-4 publikasi ilmiah agar kamu dianggap punya track record di bidang akademis yang baik. Tips lain yang disarankan adalah paling tidak kamu pernah mengikuti konferensi internasional yang berindeks Scopus atau Thomson Reuters yang diselenggarakan di Indonesia atau negara-negara ASEAN lain.

Buat motivation letter dan personal statement yang kuat dan impresif

Sebuah motivation letter yang kuat akan meningkatkan kualitas aplikasimu meskipun nilai akademismu tidak terlalu bagus. Motivation letter atau personal statement adalah persyaratan yang mutlak dirancang dengan teliti dan seksama. Personal statement dan motivation letter tidak bisa dikarang dalam waktu semalam saja karena membutuhkan banyak perencanaan dan waktu untuk berpikir.

Siapkan dan kembangkan kemampuan bahasa dan kompetansi lain

Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris adalah salah satu syarat wajib yang harus kamu penuhi jika ingin mendapatkan beasiswa doktoral ke luar negeri. Untuk kandidat PhD biasanya lebih diutamakan kemampuan speaking dan writing karena sangat diperlukan untuk perkuliahan nantinya. Jika kamu belum percaya diri dengan kemampuan bahasa Inggrismu, kamu bisa melamar di universitas yang ada di non-english country seperti Jerman, Perancis, Turki, dan masih banyak lagi! Buat kamu yang mau mendaftar di negara-negara yang membutuhkan kompetensi lain seperti GRE dan GMAT, kamu bisa mempersiapkan diri untuk tes agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Buatlah proposal riset dan temukan profesor yang cocok

Siapkan rencana studi atau proposal studi yang sesuai dengan fokus dan sektor keahlianmu. Proposal ini bisa berisi rencana penelitianmu dan manfaatnya nanti jika kamu berhasil menyelesaikannya. Setelah itu, carilah profesor yang memiliki ketertarikan sama dengan bidang yang ingin kamu tekuni. Caranya bisa dengan melihat resume, publikasi ilmiah, prosiding atau buku yang telah mereka buat. Jika sudah menemukan profesor yang tepat, kamu bisa menghubunginya untuk minta LoA dan rekomendasi untuk mendapatkan beasiswa.

Categories
Tips dan Trik

6 Etika Meminta Surat Rekomendasi Kuliah!

Saat kamu ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, pastinya kamu akan dimintai surat rekomendasi oleh pihak universitas atau penyeleksi. Rekomendasi ini adalah bukti atau penilaian yang diberikan oleh atasan yang mengetahui kualitas kemampuan dan karaktermu. Nantinya, surat rekomendasi ini bisa jadi acuan untuk menentukan apakah kamu layak atau tidak untuk masuk jurusan atau universitas tersebut.

Mendapatkan surat rekomendasi memang gampang-gampang susah. Jadi, sebaiknya kamu tahu etika yang baik dan benar agar mantan atasan atau dosenmu bisa memberikan surat rekomendasi yang baik. Jangan pernah memaksa dan memburu-buru agar orang yang kamu mintai rekomendasi tidak jengkel dann terganggu. Berikut adalah 6 etika yang perlu kamu perhatikan ketika ingin meminta surat rekomendasi.

Pilih perekomendasi yang kenal dan paham dengan personalmu!

Memilih perekomendasi yang tepat adalah salah satu hal terpenting yang harus kamu perhatikan. Pastikan perekomendasi tersebut mengenalmu secara personal dan selalu bersentuhan langsung denganmu setiap harinya. Jika kamu minta surat rekomendasi kepada atasan kerja, kamu bisa memintanya ke supervisor atau managermu. Jika kamu minta surat kepada dosen, kamu bisa memintanya ke dosen pembimbing skripsi atau dosen pembimbing akademik. Jangan meminta rekomendasi ke orang yang jabatannya terlalu tinggi tapi tidak mengenalmu. Meskipun terlihat keren tapi rekomendasi tersebut tidak akan akurat karena mereka tidak mengenalmu secara personal.

Jelaskan secara jelas terkait maksudmu ketika meminta surat rekomendasi!

Meskipun kamu mengganggap kenal baik dengan orang yang kamu mintai rekomendasi, bukan berarti dia ingat denganmu. Misal, seorang dosen bisa mengajar ratusan siswa sepanjang karirnya. Jadi, mustahil dia bisa hafal secara detail siapa saja mahasiswanya. Oleh sebab itu, saat kamu meminta rekomendasi, jangan lupa untuk menyebut hubunganmu dengan dosen. Bisa dari mata kuliah yang kamu ikuti, proyek penelitian, dan lain sebagainya sampai dia mengingat betul siapa kamu. Setelah itu, sampaikan maksudmu meminta rekomendasi dengan bahasa yang sopan. Sampaikan kalau kamu benar-benar membutuhkan surat itu darinya agar perekomendasi merasa dibutuhkan.

Sesuaikan  & jadwalkan waktu untuk bertemu!

Nah, kalau kamu sudah mendapatkan persetujuan, selanjutnya kamu bisa menjadwalkan waktu untuk bertemu. Ingat, kalau kamu adalah orang yang butuh, bukan orang yang membutuhkan. Bisa jadi kamu punya pekerjaan dan kesibukan lain tapi berusahalah untuk sopan ketika menentukan jadwal pertemuan. Jangan memaksa dan memburu-buru karena bisa jadi itu membuatnya kesal. Jika sudah disepakati waktu, ucapkan terima kasih.

Ikuti prosedur yang diberikan oleh pemberi rekomendasi!

Perekomendasi biasanya tidak hanya mendapatkan permintaan surat rekomendasi dari satu orang saja. Oleh karena itu, kamu harus sabar. Ikuti prosedur yang diberikan jika perekomendasi memintanya, misal harus mengisi formulir database dan lain sebagainya. Meskipun lama, kamu harus tetap sabar karena segalanya butuh proses.

Tanyakan secara sopan mengenai progres rekomendasi!

Perekomendasi tentu memiliki jadwal yang cukup padat. Tidak jarang surat rekomendasimu jadi prioritas kesekiannya. Mungkin kadang kamu galau ingin mengingatkan atau tidak perlu. Kamu memang berhak untuk mengingatkan. Namun, ingatkan dengan kata-kata yang sopan dan baik. Tanyakan apakah beliau bersedia diberi reminder pada tenggat waktu tertentu. Inilah sebabnya kamu harus minta surat rekomendasi jauh-jauh hari karena permintaanmu belum tentu diproses secara cepat.

Jaga komunikasi dengan perekomendasi meskipun telah mendapatkan suratnya!

Kebiasaan tidak baik yang biasa dilakukan oleh seseorang adalah lupa dengan orang yang telah membantunya. Nah, jangan sampai kamu seperti kacang lupa kulitnya ya. Beri tahu progres setelah mendapatkan surat rekomendasi. Baik yang sesuai harapan ataupun tidak. Memberi kabar berkaitan dengan menghargai orang-orang yang berjasa untukmu selama ini.

Nah, setelah tahu etika mendapatkan surat rekomendasi, sudah siap belum nih cari surat rekomendasi buat studi lanjutanmu?

Categories
Tips dan Trik

Bagaimana Sih Sistem Penilaian IELTS?

Penilaian setiap tes kemampuan bahasa pasti memiliki perbedaan. Penilaian IELTS tentu berbeda dengan TOEFL atau TOPIC. Penilaian tes IELTS menggunakan sistem band score dengan skala 1 sampai 9. IELTS memiliki sistem penilaian yang cukup unik, yaitu pembulatan ke arah atas setiap 0,5 poinnya. Misalnya ketika kamu memiliki skor 5.3 Skor kamu akan dibulatkan menjadi 5.5. Untungnya, tidak ada pengurangan skor ketika jawaban kamu salah. Setiap section dalam tes IELTS memiliki mekanisme penilaian yang berbeda-beda.

Untuk sistem penilaian dalam listening dan reading, setiap jawaban yang benar akan mendapatkan 1 poin. Total dari poin nantinya akan dikonversi ke dalam band score 1 sampai 9. Pada tes writing dan speaking, tim penilai menentukan band  berdasarkan parameter-parameter tertentu yang mendeskripsikan kemampuan tiap peserta. Mekanisme penilaian dalam section ini lazim disebut band descriptors. Keseluruhan nilai yang diberikan pada penilaian IELTS adalah 0-9 dengan rincian berikut.

Band 0-1

Band 0 diberikan untuk peserta yang tidak datang dan tidak hadir dalam tes. Band 1 adalah nilai yang diberikan untuk peserta level non-user skill. Nilai ini diberikan untuk peserta yang dianggap tidak bisa menggunakan bahasa Inggris kecuali beberapa kata saja.

Band 2

Nilai ini merupakan nilai untuk peserta level intermittent user skill. Peserta dengan level skill semacam ini mengalami banyak kesulitan dalam memahami dan berbicara dalam bahasa Inggris.

Band 3

Band ini diberikan keapda tingkat extremely limited  user skill level. Peserta dalam level ini merupakan peserta yang bisa memahami dan menyampaikan sesuatu dengan Bahasa Inggris dengan beberapa kesalahan.

Band 4

Peserta dengan skill level ini dianggap cukup bisa memahami perkataan dalam bahasa Inggris dalam situasi yang biasa. Namun, sering mengalami kendala dalam urusan memahami ekspresi. Ketika dihadapkan pada suatu kalimat yang panjang dan kompleks, peserta dengan skill tingkat ini masih sulit memahaminya.

Band 5

Peserta dengan band 5 merupakan modest user skill level. Peserta dengan tingkat ini dianggap memiliki dasar bahasa Inggris yang baik. Hal ini terbukti dari kemampuannya memahami beberapa kalimat yang agak kompleks. Namun, mereka terkadang juga membuat kesalahan.

Band 6

Band 6 adalah peserta dengan competent user skill level. Peserta di level ini adalah orang-orang yang cukup paham bahasa Inggris. Mereka bahkan memahami kalimat-kalimat yang kompleks. Namun, kosakata yang terbatas membuatnya seting menggunakan kata yang tidak tepat dan sering menimbulkan kesalahpahaman.

Band 7

Band 7  biasanya didapat oleh orang-orang yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik. Mereka mampu memahami kalimat kompleks dengan baik. Peserta di level ini merupakan good user skill level. Sayangnya, peserta dalam level ini kadang masih melakukan ketidakakuratan.

Band 8

Peserta dengan skill level ini merupakan very good user skill. Peserta di level ini memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang sangat baik. Ia bisa memahami kalimat kompleks dengan sangat detail. Mereka juga tidak lagi dianggap gagap jika dihadapkan pada situasi yang asing. Namun, beberapa kesalahan kecil juga dilakukan olehnya kadang-kadang.

Band 9

Skor ini merupakan skor untuk expert  user skill. Penerima skor ini sudah tidak diragukan lagi kemampuannya dalam berbahasa Inggris. Ia dianggap sebagai orang yang fasih, akurat, dan pandai dalam bahasa Inggris karena bisa menunjukkan pemahaman yang lengkap pada setiap kata.

Categories
Tips dan Trik

Tips dan Trik Sederhana Ketika Menjalani Tes Listening IELTS!

Salah satu IELTS section yang cukup banyak menyita perhatian adalah listening section. Dalam bagian tes ini, peserta biasanya diminta mendengarkan percakapan, mulai dari monolog, percakapan dua orang, sampai dengan percakapan beberapa orang. Rekaman percakapan akan diisi oleh beberapa penutur asli bahasa Inggris dengan logat yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kita perlu belajar dan latihan mendengarkan beberapa logat bahasa agar bisa tetap bisa menghadapi section ini dengan baik. Selain mempelajari banyak logat bahasa Inggris, berikut adalah tips sederhana agar kamu bisa mengerjakan section listening dengan maksimal.

Kuasai Banyak Wacana dan Pengetahuan Umum

Dengan belajar banyak referensi pengetahuan, kemampuan menguasai wacanamu akan terasah dengan baik. Jika hal tersebut sudah kamu kuasai, kamu akan lebih mudah memahami sebuah wacana. Oleh karena itu, kamu akan mengetahui definisi suatu kata sesuai dengan konteks wacananya. Dengan begitu, kamu bisa mengira-kira pertanyaan apa yang akan muncul nantinya.

Perhatikan Tata Bahasa dan Kosakata

Saat kamu menjawab pertanyaan yang diberikan, pemakaian kosakata dan tata bahasa cukup penting untuk diperhatikan. Ujian listening IELTS tidak sama dengan TOEFL yang hanya tinggal memilih opsi yang ada. Dalam ujian IELTS, ada jawaban yang harus ditulis tangan langsung. Nah, inilah pentingnya mengecek ulang tata bahasa dan kosakata di akhir tes. Cek apakah struktur gramatikalnya sudah benar atau ada yang masih typo atau salah tulis.

Hindari Pertanyaan Jebakan di Setiap Pertanyaan

Walaupun terlihat mudah, setiap pertanyaan sebenarnya memiliki kesulitan tersendiri. Bahkan beberapa soal dalam ujian listening IELTS adalah pertanyaan jebakan. Selalu teliti dan hati-hati adalah kuncinya. Selain itu, jangan terpaku pada satu pertanyaan yang tidak kamu jawab, segeralah lanjutkan ke pertanyaan yang bisa kamu jawab. Gunakan waktu seefektif mungkin agar kamu bisa mendapat hasil yang maksimal.

Jangan Ada Bagian Kosong di Lembar Jawab

Meski harus berhati-hati dalam menjawab pertanyaan, ini bukan berarti jawabanmu harus kosong. Saat dihadapkan pada soal yang sulit, tulislah/ pilihlah jawaban yang kamu rasa paling benar. Meskipum nantinya jawaban itu akhirnya salah, hal ini lebih baik daripada kamu mengosongkan jawaban. Skor peniaian IELTS tidak sama dengan skor penilaian SBMPTN yang memberikan skor negatif (minus) pada jawaban yang salah. Jawaban salah salah IELTS tidak akan dihitung skornya.

Perhatikan Beberapa Pertanyaan Sekaligus

Biasanya, beberapa pertanyaan dalam section IELTS memiliki keterkaitan. Oleh sebab itu, ada baiknya perhatikan beberapa pertanyaan yang ada dalam satu urutan. Sebuah kata atau kalimat dalam satu pertanyaan bisa jadi merupakan kata kunci dari pertanyaan lain. Namun, harus tetap diingat, jangan terpaku terus pada satu pertanyaan.

Konsisten dengan Satu Versi Bahasa Inggris

Secara umum, IELTS menerima dua jenis aksen bahasa Inggris di dunia, yaitu Amerika Serikat dan Britania. Namun, bukan berarti mereka bertoleransi dengan pemakaian dua jenis aksen tersebut secara bersamaan. Konsistensi pemakaian satu aksen harus diterapkan agar hasil tes kamu bisa diterima dan diakui oleh pihak pengoreksi. Agar lebih aman, lebih baik kamu membiasakan diri dengan aksen Britania karena IELTS biasanya dipakai oleh institusi yang berasal dari negara-negara Britania.

Berlatih Multitasking

Salah satu alasan kenapa listening terasa sulit adalah karena kita dituntut untuk mengerjakan beberapa hal sekaligus. Section listening mengharuskan kita untuk mendengarkan, membaca, dan menulis dalam satu waktu. Oleh sebab itu diperlukan skill multitasking. Kemampuan ini akan didapatkan jika kamu mau latihan intensif.

Salah satu hal penting lain yang kamu butuhkan saat menghadapi tes IELTS adalah rasa percaya diri. Tenangkan diri dan percaya dirinya terutama untuk kamu yang pertama mengikuti IELTS. Dengan menanamkan rasa percaya diri, kehati-hatian dan konsentrasi akan terjaga dengan baik. Selamat mencoba!

Categories
Tips dan Trik

Begini Tips Buat Kamu yang Ingin Mulai Menumbuhkan Minat Baca!

Pastinya kamu pernah membaca kabar kalau minat baca orang Indonesia itu rendah? Apakah kamu benar-benar sudah memverifikasi kebenarannya? Data dari Most Littered Nation In the World, sebuah studi untuk mencari tahu seberapa tinggi minat baca masyarakat di berbagai belahan dunia menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat 60 dari 61 negara soal minat baca.

Penelitian ini memakai berbagai indikator, antara lain jumlah pengunjung perpustakaan, peredaran surat kabar, pemerataan pendidikan, dan ketersediaan komputer. Meningkatkan minat baca masyarakat memang gampang-gampang susah. Semakin dewasa dan semakin matangnya pola pikir, kita tentu akan semakin memahami pentingnya membaca buku. Maka dari itu, ketika kamu mulai menunda membaca, langsunglah patahkan dengan “Just Do It”. Buat kamu yang baru ingin menumbuhkan hobi membaca, ada tips yang bisa kamu terapkan nih.

Baca Genre Buku atau Penulis yang Kamu Sukai

Pastinya ada satu genre bacaan tertentu yang kamu sukai dan gampang kamu pahami. Dengan menyukai satu genre bacaan tertentu, kamu pasti akan bersemangat untuk membaca tulisan lain dengan topik atau genre yang sama. Kamu bisa juga membaca semua buku dari penulis yang kamu sukai agar kamu semakin mengenalnya. Buatlah list bacaan dari genre tertentu atau penulis tertentu untuk kamu baca setelahnya.

Membuat Target Membaca

Buatlah target jumlah buku yang ingin kamu selesaikan dalam satu periode tertentu. Misalnya, kamu ingin menyelesaikan 3 buku dalam seminggu atau 10 buku dalam satu bulan dan berapa buku dalam setahun. Namun, jangan paksa dirimu membaca terlalu banyak buku tapi kamu tidak bisa menangkap substansinya. Buatlah target yang sesuai dengan kemampuanmu dan alokasi waktumu.

Mulailah Menulis Resensi Buku

Salah satu cara mengingat isi buku yang telah kamu baca adalah dengan membuat resensi bacaan. Seperti kata Pramudya Anata Toer “menulis adalah bekerja untuk keabadian”. Membaca adalah caramu memahami sudut pandang orang lain. Menulis adalah caramu menyampaikan sudut pandangmu dan mengabadikannya.

Berdiskusi dan Bergabung dengan Komunitas Membaca

Bergabung dengan komunitas membaca adalah salah satu cara agar kita tetap semangat membaca. Dengan berdiskusi dengan orang-orang di komunitas literasi kamu akan terus tergerak membaca berbagai buku dan mendapatkan banyak insight dari para anggota komunitas itu. Bahkan kamu bisa melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk menggiatkan literasi masyarakat.

Categories
Tips dan Trik

Pertanyaan Esai yang Biasa Muncul dalam Laman Aplikasi Beasiswa

Pada laman aplikasi beberapa beasiswa, kamu akan diminta mengisi beberapa pertanyaan mengenai studi S2 yang akan kamu jalani. Karakter dan kalimat dalam kolom aplikasi biasanya terbatas sehingga perlu kecermatan dan ketelitian dalam mengisi esai. Menjawab esai sebenarnya gampang-gampang susah. Hal ini tergantung apakah kita sudah punya tujuan yang jelas dalam memilih studi kita atau belum. Untuk mempermudah menjawab pertanyaan, ada baiknya kita mengetahui kata kunci yang harus kita sampaikan dalam setiap kolom aplikasi. Pihak pemberi beasiswa tentu akan melihat poin-poin penting yang kamu tulis dalam kolom pertanyaan tersebut. Berikut adalah beberapa poin esai yang sering muncul dalam laman aplikasi beasiswa.

Negara Pilihan Studi

Pertanyaan kenapa kita memilih satu negara tertentu untuk studi pasti akan selalu muncul dalam beberapa aplikasi beasiswa. Pertanyaannya bisa berupa “Why do you want to study in ….?”. Untuk menjawab ini, kamu perlu memahami beberapa hal. Pertama, bagaimana perkembangan ilmu yang akan kita pelajari di negara tersebut? Apakah perkembangan bidang yang kamu pelajari di negara tersebut lebih baik dari negara lain sehingga kita akan mendapatkan keuntungan? Kedua, hubungkan perkembangan ilmu tersebut dengan rencana masa depan kita. Apakah manfaatnya bisa membantu kita mewujudkan rencana masa depan? Nah, mungkin kita juga punya rencana lain yang tidak berhubungan dengan tujuan akademis kita di negara pilihan kita. Hal tersebut tidak perlu kamu sampaikan dalam kolom laman aplikasi beasiswa. Jawablah dengan alasan akademik untuk membuktikan kita sungguh-sungguh ingin belajar disana.

Skill dan Pengetahuan yang Didapat

Memahami bidang ilmu yang ingin dipelajari mutlak diperlukan oleh setiap pelajar terutama calon awardee beasiswa. Pahami bidang ilmu yang akan kamu pelajari sedalam mungkin tapi sampaikan dengan sesederhana mungkin. Caranya adalah dengan memperbanyak baca artikel penelitian, terutama di bidang yang akan kita pelajari. Cara selanjutnya adalah dengan melihat website jurusan yang akan kamu masuki. Beberapa kata kunci dan referensi bisa kamu pakai untuk menjelaskan jawabanmu dalam kolom pertanyaan ini.

Permasalahan yang Pernah Dihadapi

Lewat pertanyaan ini, pemberi beasiswa sebenarnya hanya ingin tahu bagaimana caramu menyelesaikan dan menghadapi masalah. Kamu bisa menjelaskan masalahmu yang berkaitan dengan pekerjaan, organisasi, dan kehidupan akademikmu sebelumnya. Pihak pemberi beasiswa akan menilaimu berdasarkan bagaimana kamu memecahkan masalah, cara-cara yang kamu ambil, bagaimana kualitas kepemimpinanmu, dan lain sebagainya. Sebaiknya kamu sampaikan masalah atau tantangan yang pernah kamu hadapi yang berkaitan dengan bidang ilmu yang kamu ambil. Apabila tidak ada, pilihlah kasus yang agak relevan.

Kontribusi yang Akan Diberikan Usai Kuliah

Beasiswa biasanya diberikan kepada individu yang siap memberikan kontribusi dan perubahan pada bangsa/ pihak pemberi beasiswa. Meskipun tidak ada persetujuan hitam di atas putih, pihak pemberi beasiswa akan mengetes komitmenmu lewat pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Kontribusi yang diberikan usai studi bisa berupa konsep yang telah kamu pikirkan sebelumnya. Kamu harus mempertimbangkan semuanya setelah melihat semua kondisi yang ada. Ini bisa dilakukan jika kamu sudah bergelut lama di bidangmu. Jika kontribusi yang ingin diberikan sudah berjalan dan kamu tinggal melanjutkannya, itu tidak akan jadi masalah. Poin penting dari pertanyaan ini adalah manfaat penelitian kita dan hubungannya dengan kontribusi yang akan diberikan.

Categories
Tips dan Trik Uncategorized

Apa Itu Study Objective dan Poin-Poin Penting yang Harus Ditulis?

Beberapa pemberi beasiswa mengharuskan kandidatnya menyertakan study objective. Lalu sebenarnya apa sih perbedaan study objective, personal statement, dan motivation letter.

Study objective sama dengan motivation letter, yakni esai singkat sepanjang dua halaman yang berisi tujuan studi kita. Sedangkan personal statement adalah berisi cerita riwayat hidup yang ditulis dalam bentuk esai. Study objective dan personal statement biasanya dilampirkan dalam bentuk file atau bisa juga langsung diisi dalam kolom laman aplikasi beasiswa.

Banyak pelamar beasiswa mengira kalau hal pertama yang dilihat dalam proses rekruitmen beasiswa adalah skor TOEFL atau sertifikat lain. Padahal sebenarnya hal pertama yang dilihat oleh pemberi beasiswa ketika menerima aplikasimu bukanlah berkas-berkas ijazah atau sertifikat melainkan study objective dan personal statement. Hal tersebut tentu untuk memastikan apakah pilihan studi yang kamu ambil sesuai dengan program studi yang ditawarkan. Selain itu, mereka juga akan menilai apakah kemampuanmu cukup memadai untuk menerima materi yang diajarkan.

Berikut adalah poin penting yang harus terkandung dalam study objective:

Program yang Dilamar

Paragraf pertama dalam study objective menjelaskan tentang program apa yang akan kamu apply, misalnya bachelor degree atau master degree. Setelah itu, jelaskan mengenai jurusan yang ingin kamu ambil. Penting sekali untuk membaca informasi di website resmi kampus untuk tahu apa saja yang nantinya akan dipelajari dalam jurusan ini.

Rencana Penelitian

Paragraf selanjutnya bisa berisi tentang rencana penelitian yang akan kamu ambil saat study nanti. Paragraf ini bisa berupa uraian latar belakang penelitian, urgensi penelitian, dan manfaat penelitian yang kamu ambil. Kamu juga bisa mengaitkan dengan visi misi jurusan. Rencana penelitian berbeda dengan proposal penelitian. Rencana penelitian masih dalam perkiraan dan scope yang kecil.

Skill dan Pengetahuan yang Dapat Menunjang Studi

Dalam study objective, kamu perlu menjelaskan skill dan pengetahuan yang akan mendukungmu nanti. Kamu juga perlu menyampaikan pengalaman-pengalaman yang nantinya akan bermanfaat untuk proses studi dan publikasi-publikasi yang pernah diterbitkan. Intinya, promosikan dirimu sehingga kamu terlihat layak untuk menerima beasiswa untuk belajar di tempat yang kamu tuju.

Negara Tujuan Studi

Poin ini penting disampaikan karena ada kaitannya dengan perkembangan ilmu yang diajarkan disana. Nah, dalam sesi ini penting sekali untuk melihat ilmu apa saja yang sedang berkembang pesat disana. Kita bisa menyampaikan perbandingan kualita pembelajaran negara tersebut dengan negara lain. Kita bisa menuliskan pujian kepada negara tersebut terutama mengenai ilmu yang sedang kita pelajari dengan tujuan agar studi yang kitra lakukan mendapatkan hasil yang maksimal.

Rencana Masa Depan

Study objective bisa ditutup dengan uraian tentang bagaimana rencana masa depan kita. Rencana masa depan bisa meliputi rencana akademik dan rencana karir. Bagaimana ilmu yang dipelajari ini bisa berkontribusi untuk peningkatan kualitas dan skillmu di masa depan.

Categories
Tips dan Trik

3 Langkah Sederhana Memulai Persiapan Beasiswa

Pernahkah kamu membaca informasi aplikasi beasiswa dan merasa tidak punya waktu untuk menyiapkan karena tenggat pendaftarannya semakin dekat? Nah, hal ini biasanya terjadi karena kamu tidak sempat melakukan persiapan-persiapan kecil. Padahal, persiapan sekecil apapun akan sangat berguna nantinya untuk membantu meringankan persiapan besar. Sebelum terlambat, yuk mulai persiapkan langkah-langkah sederhana buat kamu yang ingin memulai berjuang menjadi scholarship-hunter!

Kumpulkan Informasi Sebanyak-Banyaknya!

Menemukan beasiswa yang cocok dengan latar pendidikan dan ketertarikan kita adalah hal yang cukup sulit. Beberapa orang bahkan tidak bisa memahami informasi beasiswa yang dibacanya. Oleh karena itu, yuk mulai cari informasi sebanyak-banyaknya dari sekarang. Subscribe website dan berlangganan newsletters adalah salah satu cara yang pas untuk mendapatkan informasi. Saat membaca informasi, jangan lupa catat persyaratan penting yang dibutuhkan, bidang ilmu yang mereka cari apakah cocok dengan latar belakangmu. Semakin membaca banyak informasi, semakin mudah jalanmu menemukan beasiswa yang cocok untuk latar belakang dan ketertarikanmu.

Saring Semua Informasi yang Didapat!

Nah, setelah mengumpulkan informasi sebanyak mungkin, kita akan sadar kalau tidak semua beasiswa cocok dengan latar belakang kita. Jika sudah tahu kalau kita tidak memenuhi persyaratan, kamu tidak perlu mendaftar beasiswa tersebut daripada buang-buang waktu dan tenaga. Sebagai panduan untuk mencari informasi, kamu bisa menuliskan poin-poin penting yang harus kamu temukan jawabannya dalam informasi beasiswa, seperti: apakah beasiswa ini untuk warga negara Indonesia?; apa persyaratan penting yang harus dipenuhi?; apakah kita harus mendapatkan LoA dahulu sebelum apply beasiswa ini?; bagaimana timeline aplikasinya? apakah kamu sanggup memenuhi persyaratannya dalam kurun waktu yang kamu punya?; dan sebagainya. Jika kamu sudah menemukan beasiswa yang sesuai dengan latar belakang dan kemampuanmu, catatlah dan fokus perjuangkan!

Penuhi Persyaratan yang Belum Terpenuhi!

Setelah tahu apa saja persyaratan yang harus kamu penuhi untuk mendaftar beasiswa, buatlah list lengkapnya. Beri tanda persyaratan yang sudah kamu miliki dan persyaratan yang bisa kamu siapkan atau perbaiki sambil jalan. Persyaratan yang sudah kamu miliki misalnya ijazah, foto, LoA, dan penghargaan yang pernah kamu dapatkan. Persyaratan yang bisa kamu siapkan dan perbaiki sambil jalan misalnya motivation letter, skor TOEFL, dan lain-lain. Jika kamu merasa perlu meralat motivation letter, kamu bisa memanfaatkan kurun waktu yang tersisa untuk memperbaikinya. Begitu juga dengan skor TOEFL/ IELTS, kamu bisa menyiapkan diri untuk mengikuti tes agar mendapatkan skor yang kamu inginkan dan memenuhi persyaratan.

Categories
Tips dan Trik

4 Portal Web yang Menyediakan Informasi Gratis Seputar Beasiswa!

Proses berburu beasiswa memang membutuhkan effort yang besar. Ada banyak sumber informasi di intenet yang bisa kamu dapatkan untuk mencari informasi beasiswa. Namun, dengan banyaknya akses informasi tidak berarti kamu dengan mudahnya mempercayai semua jenis informasi. Jangan sampai kamu termakan hoax dan dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab. Nah, kira-kira kamu sudah menemukan portal web yang menyediakan informasi lengkap belum nih? Kalau belum, Minka punya rekomendasi beberapa situs web menawarkan fitur pencarian untuk kamu yang ingin mencari beasiswa dengan spesifikasi tertentu. Berikut adalah beberapa portal yang bisa kamu kunjungi untuk mulai berburu beasiswa.

Scholarship Portal

Situs ini menyediakan sistem database pencarian gratis untuk kamu yang mencari beasiswa di Eropa dan di berbagai negara. Scholarship Portal akan membantumu mencari beasiswa sesuai dengan wilayah yang kamu tuju, mengingatkanmu ketika deadline sudah mulai dekat, dan membantumu mencari pekerjaan untuk membantu masalah finansialmu selama kuliah. Kamu bisa memilih beasiswa dari tingkat sarjana sampai PHD. Kamu juga bisa menemukan program kuliah jarak jauh di website ini. Yuk langsung saja klik link ini dan dapatkan informasi yang kamu butuhkan.

FastWeb

FastWeb tidak hanya membantumu menemukan beasiswa luar negeri, tapi juga membantumu untuk persiapan kuliah dan bekerja. FastWeb dibuat pada tahun 1995 oleh Larry Organ. Setelah mendaftar sebagai anggota, kamu bisa langsung mendapatkan sejumlah pelayanan dan informasi penting yang kamu butuhkan seperti informasi mengenai beasiswa, program internship, informasi kerja paruh waktu, dana pinjaman, dan sebagainya.

Scholarships for Study in Australia

Basis data ini disediakan oleh pemerintah Australia buat kamu yang ingin mengakses informasi beasiswa apa saja yang tersedia untuk kuliah di Australia. Situs-situs tersebut bisa kamu kunjungi jika kamu ingin mencari beasiswa berdasarkan tujuan, jurusan, dan program yang kamu inginkan. Yuk langsung saja klik link ini untuk bisa berlangganan informasi!

Scholarships Tips

Website ini berisi informasi yang akan membantumu mencari beasiswa terupdate dan bantuan keuangan yang kamu butuhkan. Informasi dalam website ini disajikan dalam bentuk artikel yang akan memudahkanmu mendapat beasiswa yang kamu butuhkan. Selain mencari informasi beasiswa, kamu juga bisa mengunggah informasi beasiswa yang sedang dibuka di website ini. Kelebihan lainnya adalah kamu bisa mengunggah aplikasi Scholarship Tips di android dan mengikuti kuis seru yang dibuat oleh Scholarships Tips.