Yuk Kenalan dengan Andrew Darwis, Pendiri Komunitas Daring Terbesar di Indonesia di Masanya!

Siapa yang tidak kenal dengan Andrew Darwis?

Sama seperti Rhenald Khasali, pria pendiri Kaskus ini ternyata dulu juga pernah tidak naik kelas saat kelas 6 SD loh.

Sejak kecil Andrew memang sangat menyukai komputer. Saat kecil dia pernah dimarahi ibunya karena membuat tagihan telpon membengkak.

Andrew saat itu sebenarnya tidak diizinkan kuliah di Negeri Paman Sam karena alasan finansial, tapi berkat kegigihannya, ia berhasil meluluhkan hati orang tuanya. Untuk membantu membayar biaya kuliah, ia bekerja paruh waktu di beberapa tempat.

 

Yuk Kenalan dengan Andrew Darwis, Pendiri Komunitas Daring Terbesar di Indonesia di Masanya!

Sejak kecil Andrew sudah punya ketertarikan di bidang komputer. Bahkan sampai pernah dimarahi ibunya karena membuat tagihan telpon membengkak.

 

Andrew akhirnya menamatkan pendidikannya di jurusan Multimedia & Web Design, Art Institute of Seattle pada tahun 2003.

Kemudian, ia melanjutkan pendidikan magisternya di City University, Seattle pada tahun 2006.

Andrew mendirikan Kaskus pada November 1999 saat diperintah oleh dosennya membuat program free software.

Dengan modal USD $3 atau sekitar Rp30.000 untuk menyewa server. Ia dan dua rekannya memilih untuk membuat portal yang berisi berita dan informasi mengenai Indonesia.

Portal tersebut sengaja dibuat untuk mengobati kerinduan masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri.

Inovasi-inovasi terus dikembangkan oleh Andrew, hingga berbagai penghargaan diterima olehnya, salah satunya adalah penghargaan dari presiden RI yang menyatakan Kaskus sebagai The Big Place Market 2012.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *